Badung  

Badung Genjot Gertak Bebas Sampah Melalui Bimtek


BADUNG, Balifactualnews.com Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kab. Badung bekerjasama dengan Indonesian Centra Environtmental Low (ICEL) menggelar acara Bimbingan Teknis (Bintek) peningkatan kapasitas pelaku kegiatan usaha di bidang fasilitas pelayanan kesehatan.

Acara yang diikuti sebanyak 60 peserta dari kalangan Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik, perusahaan swasta dan perhotelan bertempat di Ruang Sandat Gosana DLHK Kab. Badung, Selasa (22/10/19), diharapkan dapat mendukung program Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta yakni Gerakan Serentak Badung Bersih (Gertak) termasuk bebas dari sampah dan limbah.

Kepala DLHK I Putu Eka Merthawan, mengatakan Pemkab Badung memberikan apresiasi kepada pimpinan rumah sakit swasta, pemerintah, puskesmas, beserta komponen usaha yang menghasilkan limbah terkait dengan limbah D3 bisa hadir dan mengikuti bintek ini.



“Tahun 2019 Bupati Badung sudah mencanangkan 1000 Bank sampah, di Tahun 2020 dari 62 desa dan kelurahan wajib memiliki tempat pembuangan Sampah (TPS) dengan 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan tahun 2021 Bupati Badung juga mencanangkan Badung mandiri pengelolaan sampah,” katanya dalam acara yang juga dihadiri Deputi Direktur ICEL Raynaldo Sembiring, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pusat RI Iyan Swargana Widyaswara itu.


Baca : Aplikasi Badung Smart City, Mudahkan Publik Akses Informasi Badung


Kedepan, semua sampah-sampah tersebut akan dikelola di desanya masing-masing dan kami berharap setelah Bintek ini akan tumbuh kesadaran pada diri kita masing-masing betapa pentingnya kebersihan itu. Mari Kita jaga Lingkungan agar tetap asri dan lestari.

Sementara, Deputi Direktur ICEL Raynaldo Sembiring dalam kesempatan tersebut mengatakan langkah Pemerintah Kabupaten Badung dalam penanganan sampah maupun limbah perlu didukung bersama-sama secara positif dengan penanganan secara benar dan terarah.

“Kami dari ICEL siap menjadi bagian pendamping dalam pengembangan kelestarian lingkungan terkait perijinan. Bintek dan Kerjasama ini tentu kami harapkan mendapat hasil yang terbaik bagi para peserta dan Pemerintah Kabupaten Badung untuk membangun Badung yang lebih bersih dan lestari serta jauh dari sampah dan limbah” jelasnya.

Dirambahkan, Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Nengah Sukarta melaporkan bintek ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman pelaku kegiatan usaha di bidang fasilitas pelayanan kesehatan dan mengajak kesadaran akan pentingnya pelaksanaan bersih lingkungan serta kepedulian terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.

“Ini juga merupakan darurat berbenah Pemkab. Badung melalui DLHK Kab.Badung melakukan berbagai terobosan-terobosan dalam rangka mencari solusi penanganan limbah dan sampah untuk membangun Badung yang lebih bertanggung jawab dalam kelestaraian lingkungan,” kata Nengah Sukarta seraya mengatakan bahwa bintek akan dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 22 sampai 23 Oktober 2019.(rus/ger)

Exit mobile version