Badung  

Badung Genjot Pembangunan 2 SMA Negeri Baru

________________________________________________________________________________

BADUNG – Tahun ini pemerintah kabupaten Badung kembali merogoh kocek yang sudah dianggarkan di APBD 2019 untuk pembangunan gedung sekolah baru tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) berstatus Negeri.

Anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 50 milyar untuk pembangunan dua sekolah baru tingkat SMA. Pembangunan gedung sekolah tersebut telah digeber agar berdiri SMAN 2 Abiansemal yang berlokasi di Desa Sedang dan SMAN 2 Kuta Selatan di kawasan Mumbul, Jimbaran.


Rinciannya berdasarkan dokumen lelang, pembangunan gedung SMAN 2 Abiansemal disiapkan anggaran Rp 59.398.096.940,00, dengan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 59.192.051.369,55.

Sementara, untuk SMAN 2 Kuta Selatan dianggarkan Rp 59.398.096.940,00, dengan nilai harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 59.134.766.667,79.

Saat ini pembangunan kedua sekolah ini masih proses pembuatan basement. Ditarget untuk penerimaan siswa baru tahun ajaran ini, sudah bisa menerima siswa baru untuk 18 kelas yang ada dari 40 kelas yang disiapkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba mengakui tengah memacu pembangunan dua sekolah ini.

“Proses pembangunan sudah berjalan di dua sekolah SMA baru yaitu di Abiansemal dan Kuta Selatan. Secara keseluruhan ditargetkan rampung November 2019 ini,” ungkapnya, Selasa (7/5/19).

Dirinya membenarkan bahwa SMA baru di Badung ini harus sudah bisa digunakan untuk menampung murid pada tahun ajaran baru ini. Artinya pertengahan tahun 2019 ini sudah siap kelas untuk menampung siswa baru.


Sesuai target awal, pihaknya akan memprioritaskan pembuatan 18 ruangan kelas di dua sekolah ini untuk menampung para siswa baru kelas 1.

“Dalam tahun ajaran baru ini, harus sudah ada 18 kelas. Ini sedang kita genjot terus,” akunya.

Dipastikannya pembangunan dua sekolah baru ini akan berdiri dengan tiga lantai lengkap dengan basementnya. “Sekolah yang dibangun terdiri dari tiga lantai dan basement. Total ada 40 ruangan kelas,” jelas ,” jelas IB Suamba, seraya menambahkan, setelah proyek ini rampung, rencananya akan langsung dihibahkan kepada Pemprov Bali. (ibu/tio)

Exit mobile version