DENPASAR, Balifactualnews.com – Gol bunuh diri bek kiri Bali United, Ricky Fajrin Saputra di menit 84 melengkapi kekalahan tim Serdadu Tridatu itu saat meghadapi tim tamu Arema FC, pada lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Dipta, Gianyar, Sabtu (13/8/2022) malam.
Kekalahan Spasojevic dkk pada laga yang berakhir pukul 23.30 WITA itu, merupakan kekalahan kedua Bali United setelah pada laga sebelumnya di Makasar, Bali United tunduk dari PSM Makasar 0-2.
Ricky Fajrin sendiri saat melawan Arema FC tampil cukup bagus dan bermain penuh 90 menit. Dan gol bunuh diri yang dibuatnya tanpa kesengajaan dan justeru ingin membuang bola tapi justeru mengarah dan masuk ke gawang Nadeo.
“Kasihan dan saya kasihan dengan Ricky Fajrin. Saya prihatin dan menilai memang Ricky Fajrin sudah tampil dengan performa terbaiknya. Sekali lagi saya kasihan. Fajrin sudah menunjukkan performa terbaiknya dan cukup bagus,” bela arsitek Bali United Stefano “Teco” Cugurra.
Menyikapi hasil jeblok di kandang itu, Teco segera bakal melakukan pembenahan pada marking. Menurut pria asal Brazil itu, marking kepemain Arema yang kurang bagus membuat klub berjuluk Singo Edan itu mampu mencuri dua gol dan 3 poin.
Bukan itu saja, permainan Bali United yang tampil kurang meyakinkan, membuat Singo Edan ditangan Eduardo Almeida tampil menjadi lebih menyerang. Kepemimpinan wasit Faulur Rozy dari Aceh juga dinilai kurang bagus. Namun Teco tak mau menanggapinya.
“Saya tidak mau komentar. Saya pikir wartawan bisa melihat sendiri. Bisa tulis sendiri dan bisa lihat dari atas (tribun) media Stadion Kapten I Wayan Dipta,” tegas Teco. (ena/bfn)
