Banjar Kalanganyar Gegelang, Kembali Diterjang Banjir Lumpur

banjar-kalanganyar-gegelang-kembali-diterjang-banjir-lumpur
Bangunan Gudang Kayu milik I Wayan Darma yang diterjang banjir lumpur.

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Banjar Kalanganyar, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, kembali diterjang banjir lumpur, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras, Kamis (25/4) dini hari.

Tidak ada korban jiwa dan kerugian materiil dari musibah tersebut. Kendati demikian material lumpur yang masuk pekarangan rumah membuat warga kesulitan untuk melakukan pembersihan.

Camat Manggis, I Putu Eka Putra Tirtana, mengatakan, longsor serta banjir susulan terjadi karena hujan. Endapan lumpur yang sebelumnya berada di atas turun terbawa air hujan, dan menutup alur air sungai. Akibatnya aliran air tersumbat, serta meluber ke pekarangan warga.

“Tak ada korban jiwa dan luka. Kerugian materiil juga tak ada, hanya lumpur bekas longsor dan banjir masuk ke pekarangan masyarakat. Saat ini warga sekitar sudah siaga melakukan antisipasi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, terhadap banjir lumpur yang menimpa warga banyak kalanganyar, pihaknya sudah melakukan asesmen ke lokasi. Hasilnya asesmen, petugas menemukan material lumpur dan aliran air meluber hingga masuk ke pekarangan warga. Tumpukan sampah juga ikut terbawa. Sedangkan akses jalan pelintas semakin prihatinkan.

“Banjir susulan mengakibatkan material longsoran dan sampah menumpuk. Sehingga alur air tertutup, sedangkan aliran air meluber ke pemukiman warga. Ini diperlukan normalisasi karena air sudah masuk pemukiman warga,” ungkapnya.

Sedangkan untuk akses jalan yang jebol belum bisa dilalui kendaraan roda 2 dikarenakan kondisi tanah masih labil, serta berpotensi terjadi longsor susulan. Akses jalan hanya bisa dilalui pejalan kaki. Masyarakat yang melintas diimbau berhati – hati. Mengingat kondisi jalan yang licin, serta tanah di atasnya labil.

Akibat banjir susulan tersebut, aktivitas 15 KK warga Banjar Kalanganyar, Desa Gegelang terhambat. Kondisi jalan memprihatinkan.”Akses jalan tak bisa dilalui roda 2. Hanya dilalui pejalan kaki. Masyarakat harus hati – hati melintas karena jalan licin, dan tanah di samping masih labil,” ucap Arimbawa

Penanganan lanjutan banjir dan longsor, kata Arimbawa, belum dilakukan maksimal lantaran alat berat belum bisa menjangkau lokasinya. Pihaknya berjanji akan menurunkan alat berat jika kondisi dan cuaca sudah membaik.

Sekadar diketahui, longsor dan banjir bandang terjadi di Banjar Kalanganyar, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Jumat (19/4) dini hari. Penyebabnya hujan deras yang mengguyur dengan intensitas lama. Tak ada korban jiwa dan luka. Banjir lumpur hanya menggerus gudang usaha kayu, dan menimbun dua sepeda motor dan mesin summil milik I Wayan Darma. (tio/bfn)