KARANGASEM, Balifactualnews.com — Upaya penuntasan krisis air bersih di wilayah Karangasem terus bergulir. Bank BPD Bali menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp750 juta untuk mendukung program pipanisasi penyaluran air bersih di Desa Adat Munti Gunung, Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu.
Bantuan yang diserahkan pada Minggu (11/1) itu akan dimanfaatkan oleh tiga subak di wilayah setempat. Program ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan kekurangan air bersih yang selama bertahun-tahun dihadapi masyarakat Karangasem bagian utara, khususnya di Kecamatan Kubu dan Tianyar yang dikenal sebagai daerah kering.
Direktur IT Bank BPD Bali, Ida Bagus Gede Setia Yasa, Kepala Kantor Bank BPD Cabang Karangasem, Ida Bagus Purwapidada, mengatakan bantuan CSR tersebut difokuskan untuk pembangunan jaringan pipanisasi guna menunjang kebutuhan air bersih bagi petani dan masyarakat.
“Program CSR ini merupakan wujud komitmen Bank BPD Bali dalam meningkatkan fasilitas sosial masyarakat. Kami terus berkolaborasi dengan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk mendorong kesejahteraan dan perekonomian daerah,” ujarnya.
Selama ini, krisis air bersih berdampak langsung pada kualitas hidup warga. Aktivitas pertanian umumnya hanya dapat dilakukan satu kali dalam setahun. Untuk kebutuhan harian, warga kerap membeli air tangki dengan harga Rp150 ribu hingga Rp450 ribu per tangki, yang hanya cukup untuk satu hingga dua minggu.
Petajuh Desa Adat Munti Gunung, Made Regeg, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya bantuan tersebut. Menurutnya, penantian panjang warga untuk mendapatkan akses air bersih mulai terjawab.
“Dulu warga harus membeli air, bahkan mandi bersama ternak untuk menghemat air. Sekarang kami optimis kesejahteraan masyarakat akan meningkat, terutama di wilayah Munti Gunung bagian atas,” ujarnya.
Rencananya, sumber air untuk wilayah atas akan dialirkan dari Danau Batur, sementara wilayah bawah memanfaatkan sumur bor yang sebelumnya telah diperbaiki.
Sementara itu, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata mengapresiasi dukungan Bank BPD Bali dalam program penuntasan air bersih di Kecamatan Kubu. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan masyarakat dapat terus berlanjut.
“Penuntasan air bersih tidak hanya di Kubu, tetapi di seluruh Karangasem. Kami terus melobi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar anggaran penuntasan air bersih dapat terus digelontorkan,” tegasnya.
Ia juga menyebut Pemerintah Provinsi Bali telah menyatakan komitmen untuk membantu dan memprioritaskan penuntasan masalah air bersih di Karangasem.
“Akan ada bantuan yang lebih besar ke depan. Gubernur Bali sudah menyatakan siap membantu dan memprioritaskan penuntasan air bersih di Karangasem,” tandasnya. (tio/bfn)
