KARANGASEM, Balifactualnews.com—Tim Gabungan Basarnas yang dikoordinir Pos SAR Kabupaten Karangasem menghentikan pencarian I Gede Suwitra, nelayan asal Banjar Eka Adnyana,Desa Tianyar, Kecamatan Kubu yang hilang saat menangkap ikan bersama dua orang temannya di perairan Tianyar pekan lalu.
Penghentian pencarian dilakukan, karena pencarian yang melibatkan BPBD, Pol Air Karangasem, TNI, Bakamla, berserta Balawista sejak sepekan (7 hari) hasilnya nihil.
Koordinator Pos SAR Karangasem, Gusti Ngurah Eka Widnyana, dikonfirmasi Jumat (11/5/2023), mengatakan, pencarian korban sudah dihentikan sejak sore tadi. Itu dilakukan mengacu SOP pencarian orang hilang di laut.
“Pengentian pencarian bersifat sementara dan mengacu SOP dari Pos SAR, bahwa pencarian terhadap korban dilakukan selama 7 hari,” terangnya.
Dikatakan selama 7 hari pencarian dilakukan, tim tidak menemukan target yang dicari. Proses pencarian sudah sangat maksimal dengan mengerahkan tim, kapal boat dan rubber boat.
“Selain perairan Kubu dan Tinyara, pencarian juga menyisir perairan Buleleng. Hari pertama pencarian, cuaca tak bersahabat karena angin cukup kencang dan gelombang lumayan tinggi.”
Perihal penghentian pencarian itu, kata Ngurah Eka, juga sudah diketahui pihak keluarga. Pencarian akan dilanjutkan kembali ketika ada informasi keberadaan bersangkutan. “Selama pencarian dihentikan, kami tetap berkoordinasi dengan petugas gabungan. Kami juga mengimbau nelayan untuk beritahu seandainya menemukan target saat melaut. Tugas kami pada pencarian selanjutnya hanya sebatas evakuasi,” tandas Ngurah Eka.
Sekadar diketahui, I Gede Suwitra, hilang saat melaut bersama dua orang temannya, I Gede Yasa dan I Nyoman Kalih, Sabtu (6/5/2023) sekitar pukul 05.30 Wita. Bersangkutan dinyatakan hilang setelah jukung yang digunakan dihantam gelombang. Sebelum jatuh ke laut, korban sempat minta air minum ke rekannya. Saat hendak minum, tiba – tiba gelombang menghantam jukung dan korban terjatuh. (ger/bfn)













