Daerah  

Bergerak Melalui Bank Sampah, Belgi Artawan ingin Jadikan Sangkan Gunung Desa Bebas Sampah Plastik

Bupati Karangasem I Gede Dana bersama anggota DPRD Karangasem I Kadek Sujanayasa didampingi I Nyoman belgi Artawan seusai penyerahan tong sampah, Jumat(24/12/2021).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Salah satu faktor yang menjadi penyebab rusaknya lingkungan hidup saat ini dan masih menjadi PR besar umumnya di Bali adalah sampah plastik. Plastik sendiri merupakan sampah berbahaya yang sulit dikelola, dan tak bisa dipungkiri hampir setiap orang memiliki suatu barang yang terbuat dari plastik, entah itu dalam bentuk piring, botol, sendok, dan yang paling sering digunakan adalah kantong plastik, yang mana kantong plastik memerlukan waktu puluhan tahun hingga ratusan tahun untuk bisa dimusnahkan secara alami oleh tanah.

Dampak negatif dari sampah plastik juga sangat besar. Apabila dibakar, sampah plastik akan menghasilkan asap beracun sangat berbahaya bagi kesehatan. Senyawa plastik akan mengurai di udara sebagai diloksin, senyawa ini jika terhirup manusia, bisa memicu penyakit kanker, hepatitis, pembengkakan hati, gangguan sistem saraf hingga depresi. Sampah kantong plastik yang penanganannya tidak terarah juga bisa menyebabkan banjir.

Melihat fenomena tersebut, pejuang pejuang kebersihan lingkungan hadir untuk membantu pemerintah dalam mengedukasi dan mengajak masyarakat ikut terlibat mengelola sampah berbasis sumber. Salah satunya adalah Bank Sampah ‘Merta Sari Resik’ yang berada di Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem yang diketuai I Nyoman Belgi Artawan.

Berdiri sejak tahun 2020, Bank Sampah ‘Merta Sari Resik’ berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat di wilayah Sangkan Gunung tentang pentingnya penanganan sampah utamanya sampah plastic dan mengelolanya secara mandiri dari rumah serta menyediakan fasilitasnya agar masyarakat bisa menabungkan sampahnya.

“Kami hadir untuk masyarakat bersama-sama mengubah kebiasaan lama yang membuang sampah plastik dengan sembarangan. Edukasi menjadi kunci penting dalam membangun sebuah kebiasaan baik, demi mewujudkan lingkungan kita menjadi semakin baik,” beber Belgi Artawan pada Jumat(24/12/2021).

Nyoman Belgi Artawan yang juga Kepala dusun Banjar Dinas Semseman ini menjelaskan, dukungan masyarakat akan hadirnya Bank Sampah ‘Merta Sari Resik’ semakin nyata, masyarakat yang dulu hanya membuang sampah plastic begitu saja ke tempah sampah, kini mulai memilahnya dari rumah. Sampah plastic seperti botol dan kantong-plastik dikumpulkan berbeda yang nantinya akan ditimbang kemudian dihargai sesuai dengan jenisnya dan mendapatkan buku tabungan.

“Setiap 2 minggu sekali Bank Sampah kami buka, saat itu masyarakat bisa membawa sampah plastiknya dan kami timbang. Sampah yang dipilah itu kami akan bayar melalui buku tabungan. Selain mengedukasi tentang sampah plastic, kami juga mengedukasi masyarakat untuk membiasakan menabung. Walau sedikit demi sedikit nantinya tabungan mereka dari sampah yang dibuang akan menjadi banyak,” imbuhnya.

Dijelaskannya, sampah-sampah plastik yang sudah dikumpulkan tersebut akan dibawa ke pengelolaan sampah induk yang berada di Desa Tihingan Kabupaten Klungkung. Alam di Sangkan Gunung kata Belgi adalah karunia yang sangat berharga yang perlu dijaga kelestariannya salah satunya dengan tidak membiarkan alam dirusak oleh sampah plastic. Ia juga mengapresiasi dan berterimakasih kepada masyarakat yang telah mendukung keberadaan ‘Bank Sampah Merta Sari Resik’.

Atas apa yang diperjuangkan Nyoman Belgi Artawan melalui Bank sampah, mendapat dukungan penuh dari Bupati Karangasem I Gede Dana dan anggota DPRD Karangasem I Kadek Sujanayasa. Bupati Gede Dana sangat mengapresiasi langkah mulia yang dilakukan Belgi Artawan untuk mengedukasi masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah plastic yang masih menjadi momok bagi lingkungan. Bersama Sujanayasa, Bupati Gede Dana menyerahkan sebanyak 225 tong sampah sebagai dukungan kepada ‘Bank Sampah Merta Sari Resik’.

“Kami sangat mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan Bank Sampah ‘Marta Sari Resik’ ini dalam rangka membantu program pemerintah mengatasi persoalan sampah berawal dari sumbernya. Semoga semakin banyak tumbuh bank Sampah serupa di Karangasem,” ucap Bupati Gede Dana.

Senada dengan Bupati Gede Dana, Kadek Sujanayasa juga memuji langkah yang dilakukan Nyoman Belgi Artawan bersama bank sampah yang dikelolanya. Dikatkannya, sekecil apapun keberanian langkah untuk berbuat demi kebaikan akan selalu mendapat restu oleh alam.

“Terlebih melakukan langkah penyelamatan lingkungan dan sekaligus membantu perekonomian masyarakat seperti program Bank Sampah Merta Sari Resik. Ini langkah nyata implementasi dan bagian dari ajaran Tri Hita Karana,” ucap I Kadek Sujanayasa.

Setelah penyerahan 225 tong sampah oleh Bupati Gede Dana, Belgi Artawan mengucapkan terimakasih atas apresiasi dan bantuan yang diberikan dan berjanji akan melakukan yang terbaik untuk kemajuan desanya. (ger/bfn)

Exit mobile version