Bupati Gede Dana Buka Pesamuhan Agung I Pengurus Pusat Pratisantana Sira Arya Gajahpara

bupati-gede-dana-buka-pesamuhan-agung-i-pengurus-pusat-pratisantana-sira-arya-gajahpara
Bupati Gede Dana didampingi Pengurus Pusat dan Pengurus Kabupaten Pratisantana Sira Arya Gajahpara melakukan pemukulan gong menandai dibukanya Pesamuhan Agung I Pengurus Pusat Pratisantana Sira Arya Gajahpara yang dilaksanakan di di gedung audio visual Wiatagraha, kawasan suci Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Rabu (13/3)
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Bupati Karangasem, I Gede Dana membuka secara resmi Pesamuhan Agung I, Pengurus Pusat Pratisantana Sira Arya Gajahpara Bretara Sira Arya Getas di gedung audio visual Wiatagraha, kawasan suci Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Rabu (13/3)
Pesamuhan Agung I, yang dinilai sangat istimewa itu, selain dihadiri kelian dadia dan perwakilan pasemetonan dari Lombok, kegiatan tersebut juga dihadiri panglisir Puri Klungkung Tjokorda Bagus Putra.

Bupati Karangasem, I Gede Dana usai membuka Pesamuhan Agung I Pengurus Pusat Pratisantana Sira Arya Gajahpara Bretara Sira Arya Getas, sangat mengapresiasi dan menyambut baik menyambut baik kegiatan tersebut karena bertujuan untuk menyatukan pasemetonan.

“Pemerintah sangat menyambut baik kegiatan ini. Jika pasemetonan sudah mesikian tentu persoalan dan perselisihan bisa dihindari serta meringankan beban pemerintah dalam menjaga kondusifitas antar warga, ” kata Gede Dana.

Sementara itu, Pesamuhan Agung I, Pengurus Pusat Pratisantana Sira Arya Gajahpara, akan membahas beberapa poin penting. Salah satunya, rencana menbangun Pura Pedarmaan di kawasan Pura Agung Besakih.

Ketua Pegurus Pusat Pratisantana Sira Arya Gajahpara, I Ketut Suadnyana, mengatakan, Pesamuhan Agung I, ini merupakan momen yang sangat luar biasa terkait membicarakan tentang Bhisama Bhatara Kawitan,juga terkait perencanaan membangun Pura Pedarman di Pura Besakih.

“Pesamuhan Agung I ini, sekaligus mengumpulkan semeton yang ada di Nusantara. Pesamuhan Agung I juga membahas rencana membangun Pura Pedarman di Besakih, karena selama ini banyak pertanyaan yang muncul dari semeton maupun anak – anak tentang dimana pura pedarmaan kami, ” kata Suadnyana.

Dijelaskan, pembangunan Pura Pedarman Sira Arya Gajahpara di Besakih diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 10 miliar. Meliputi pengadaan lahan Rp 5 miliar, persiapan pembangunan seperti pemadatan Rp 1, 5 miliar dan untuk bangunannya sekitar Rp 3,5 miliar.

“Rencana ini mendapat restu dan dorongan semangat yang luar biasa dari para pengelingair serta pasemetonan Pratisantana Sira Arya Gajahpara, terbukti sejauh ini dana punia dari semeton yang telah terkumpul sudah mencapai angka sekitar Rp 3 miliar lebih,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pengurus Pratisantana Sira Arya Gajahpara, Kabupaten Karangasem, I Ketut Udiana. Menurutnya pelaksanaan Pesamuhan Agung I, ini, selain sebagai wadah silaturahmi juga menjadi momen sekaligus terminal akhir dari pengurus pusat dalam menyampaikan seluruh program yang akan dilaksanakan.

“Apresiasi luar biasa, karena pelaksanaan Pesamuhan Agung I yang dilaksanakan di Karangasem, merupakan wadah untuk menjalin silaturahmi antar semeton, Semoga program pengurus pusat menjadi salah satu jembatan untuk mempererat pasemetonan, serta menjadi jalan untuk berdama atau beryadnya dalam meembangun tempat suci pura bagi para leluhur kami, ” kata Udiana.

Udiana berharap, agar seluruh semeton tetap guyub bersatu dan tidak mengkotak – kotakkan diri, karena dengan guyub bersatu, akan menjadi pilar dalam ngajegang dresta, budaya, dan adat Bali (tio/bfn)