KARANGASEM, Balifactualnews.com – Peluang masyarakat Kabupaten Karangasem untuk mendapatkan pekerjaan semakin terbuka. Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karangasem menggelar Bursa Kerja atau Job Fair 2026 sebagai bagian dari rangkaian Pameran Pembangunan Karangasem dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipusatkan di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana yang berlangsung dari 12 hingga 17 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mempertemukan pencari kerja secara langsung dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 3.659 lowongan pekerjaan tersedia dalam Bursa Kerja Karangasem 2026.
Kesempatan kerja tersebut berasal dari 21 perusahaan yang membuka lowongan dengan berbagai bidang dan posisi. Dari jumlah tersebut, 1.221 lowongan tersedia untuk penempatan kerja di dalam negeri, sedangkan 2.375 lowongan diperuntukkan bagi masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karangasem, I Ketut Mertadina, mengatakan Job Fair tersebut diharapkan menjadi jembatan antara pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar menghadirkan perusahaan dan pencari kerja dalam satu tempat, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi pekerjaan secara lebih terbuka dan langsung dari pihak perusahaan.
“Kami ingin Bursa Kerja ini menjadi ruang pertemuan antara pencari kerja dengan perusahaan. Ada 3.659 lowongan yang tersedia, sehingga kami berharap masyarakat Karangasem bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin sesuai dengan kompetensi dan minat masing-masing,” ujar Mertadina.
Ia menyebut jumlah lowongan yang tersedia menunjukkan masih adanya kebutuhan tenaga kerja yang cukup besar. Kondisi tersebut sekaligus menjadi peluang bagi masyarakat, terutama generasi muda yang baru menyelesaikan pendidikan dan sedang memasuki dunia kerja.
Peluang Kerja Luar Negeri Mendominasi
Dari lowongan yang tersedia, peluang kerja untuk penempatan luar negeri mencapai 2.375 posisi. Sementara lowongan untuk pekerjaan di dalam negeri tercatat sebanyak 1.221 posisi.
Mertadina mengingatkan masyarakat yang tertarik bekerja ke luar negeri agar tidak hanya mempertimbangkan besarnya peluang maupun penghasilan. Legalitas perusahaan, kejelasan kontrak kerja, negara tujuan, jenis pekerjaan serta prosedur penempatan juga harus diperhatikan.
“Untuk yang berminat bekerja ke luar negeri, kami mengingatkan agar jangan mudah tergiur tawaran yang tidak jelas. Pastikan perusahaan dan proses penempatannya resmi. Hak dan kewajiban pekerja juga harus dipahami sejak awal,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan Job Fair menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi secara langsung sehingga pencari kerja dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang jelas.
Sedangkan bagi masyarakat yang ingin bekerja di dalam negeri, tersedia 1.221 lowongan yang juga dapat menjadi pilihan. Pemerintah berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan pencari kerja di Karangasem.
Pencari Kerja Diminta Siapkan Kompetensi
Mertadina menilai tantangan dunia kerja saat ini bukan hanya mengenai ketersediaan lapangan pekerjaan, tetapi juga kesiapan tenaga kerja. Karena itu, pencari kerja harus mampu menyesuaikan keterampilan yang dimiliki dengan kebutuhan perusahaan.
“Lowongan pekerjaan memang tersedia, tetapi pencari kerja juga harus mempersiapkan diri. Mulai dari keterampilan, dokumen administrasi, komunikasi, kedisiplinan sampai kesiapan mengikuti proses seleksi,” katanya.
Ia berharap Job Fair tidak hanya menghasilkan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Karangasem.
“Harapan kami, dari kegiatan ini ada masyarakat yang langsung mendapatkan pekerjaan. Lebih dari itu, kami ingin pencari kerja mendapatkan pengalaman, informasi dan gambaran mengenai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja,” ungkapnya.
Momentum HUT Kemerdekaan
Pelaksanaan Bursa Kerja sebagai bagian dari rangkaian Pameran Pembangunan Karangasem dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga memiliki makna tersendiri.
Menurut Mertadina, membuka akses pekerjaan merupakan salah satu bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan. Masyarakat yang memiliki pekerjaan dan penghasilan yang layak akan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal yang produktif. Salah satunya membuka akses masyarakat terhadap pekerjaan. Karena ketika masyarakat mendapatkan pekerjaan, ada penghasilan, ada kemandirian dan tentu kesejahteraan keluarga juga bisa meningkat,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat Karangasem, khususnya para pencari kerja, untuk tidak melewatkan kesempatan dalam Job Fair 2026. Masyarakat diminta aktif mencari informasi, mengenali kemampuan diri dan berani mencoba berbagai peluang yang tersedia.
Dengan keterlibatan 21 perusahaan dan ribuan lowongan yang ditawarkan, Bursa Kerja Karangasem 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial dalam rangkaian Pameran Pembangunan, tetapi benar-benar menjadi pintu masuk bagi masyarakat menuju dunia kerja.
“Manfaatkan kesempatan yang ada. Jangan takut mencoba, tetapi tetap harus selektif. Persiapkan kompetensi, ikuti proses secara resmi dan pilih pekerjaan yang sesuai. Mudah-mudahan dari Job Fair ini semakin banyak masyarakat Karangasem yang bisa mendapatkan pekerjaan,” pungkas Mertadina. (ger/bfn)
