Utama  

Dentuman Gunung Agung 12 Mei, Terbesar Tahun Ini

________________________________________________________________________________

KARANGASEM— Selain suara gemuruh yang keluar dari kawah Gunung Agung saat erupsi 12 Mei 2019 lalu, juga disertai dentuman yang sangat dahsyat. Pihak citra satelit, menyebutkan suara dentuman itu menjadi yang terbesar sejak Januari hingga bulan Mei tahun ini.

“Suara dentuman sangat keras di sekitar Gunung hingga menggetarkan rumah di Amlapura yang berjarak 17 kilometer dari pusat erupsi. Dentuman ini juga terdengar di Bangli (22 km), Payangan, Tampaksiring, Ubud (30 km), Batubulan (40 km), bahkan ada yang melaporkan hingga ke Lombok dan Sumbawa barat hingga jarak 100 km pada waktu yang sama beberapa menit setelah erupsi terjadi,” ungkap Elang Erlangga dari pihak citra satelit dalam chat nya di WhatsApp grup Pasebaya Agung.


Baca :


Dikatakan, dentuman terjadi karena adanya gelombang kejut dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, membawa udara terpadatkan (kompresi) ke segala arah. Kecepatan gelombang kejut terhitung 384 meter/detik.


“Perhitungan diperoleh melalui cctv yang dipasang tim Pasebaya Agung (Wayan Nuarta) di Sebudi, dengan jarak 7,3 km dari pusat erupsi, dentuman tiba 19 detik setelah lontaran pijar pertama teramati keluar,” jelasnya.

Kendati citra setelit melakukan pengamatan seperti itu, namun pihkanya tetap menghibau agar masyarakat tetap mematuhi apa yang menjadi rekomendasi dari PVMBG, seperti jangan beraktivitas di dalam radius 4 km dari pusat erupsi karena tipe letusan strombolian – vulkanian dari Gunung Agung masih berpotensi melontarkan batu pijar ke segala arah.

“Data multiparameter dari PVMBG masih dinamis, dan bisa berubah sewaktu-waktu sehingga kesiapsiagaan wajib selalu dijaga,” pungkas Elang Erlangga. (elg/tio)

Exit mobile version