I Gede Darmawa, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem. (foto: paramitha)
KARANGASEM Balifactualnews.com—Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karangasem mulai bergerak masif. Dari 13 kasus yang sempat ada, saat ini kasus positif sudah menyebar ke wilayah Kecamatan Kubu. Bahkan warga yang dinyatakan positif terpapar SARS CoV2 (Covid-19) balita yang baru berusia 4,5 tahun, asal Banjar Dinas Kubu Kawan, Desa/Kecamatan Kubu.
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karangasem, I Gede Darmawa, saat dikonfirmasi, Sabtu (2/4/20), membenarkan hal itu. Dia mengatakan, kasus positif di Kubu itu merupakan kasus transmisi lokal hasil tracking dengan pasien positif pertama yang ada di Lingkungan Padangkerta Kaler, Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem.
“Test Swab pertama hasilnya negatif, namun setelah dilakukan Swab kedua, balita itu dinyatakan positif terpapar Virus Corona. Saat ini Koordinator Kesehatan Gugus Tugas sudah merujuknya ke salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Denpasar,” ungkap Darmawa.
Dijelaskan, Balita positif Corona asal Banjar Dinas Kubu Kauh itu, merupakan keluarga dari PMI. Jauh sebelum terkonfirmasi positif, balita tersebut bersama kedua orang tuanya sempat menginap di rumah neneknya di Lingkungan Padangkerta Kaler—pasien kasus positif pertama di Kecamatan Karangasem.
“Hasil tracking yang kita lakukan, nenek yang positif ini sempat menggendong cucunya dan sekarang sudah terkonfirmasi positif terpapar Covid-19).
Menyekat penyebaran virus tersebut, lanjut Darmawa, Koordinator Kesehatan Gugus Tugas sudah melakukan rapid test terhadap 13 warga yang ada di lingkungan rumah keluarga PMI, yang anaknya terkonfirmasi positif Covid-19. Dari rapid test yang dilakukan satu diantaranya reaktif.
“Kita juga sudah instruksikan Gugus Tugas Kecamatan Kubu dan Satgas yang ada di Desa Kubu melakukan isolasi mandiri kepada 13 warga tersebut selama 14 hari ke depan,” ujarnya, seraya menambahkan, selama menjalani isolasi mandiri, konsumsi 13 warga itu akan ditanggung Pemkab Karangasem yang nantinya disalurkan melalui Posko Satgas yang ada di desa. (tio/son/bfn)
