DENPASAR, Balifactualnews.com – Helatan Sport Tourism yang diprakarsai KONI Kabupaten Badung dan dijalankan 7 cabang olahraga (cabor) dibawah KONI Badung bakal mendatangkan sekitar 4300 atlet yang akan bertanding. Para atlet tersebut akan berlaga di venue 7 cabor tersebut di kawasan Kabupaten Badung dan menginap para atlet juga diharapkan di hotel yang juga berada di Kawasan kabupaten Badung.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum KONI Badung Made Nariana dalam Rapat Pleno bersama pengurus KONI Badung cabor di Kantor KONI Badung Kamis, (11/5/2023). Dipaparkan mantan Ketua Umum KONI Bali itu, 7 cabor tersebut tak lain yakni Karate, Kabaddi, Catur, Selancar Ombak, Selam, Taekwondo dan Cricket. Persyaratan utama bagi cabor yang menggelar sport tourism itu harus melibatkan peserta minimal 300 sampai500 atlet.
“Perkembangan sementara telah ada 4300 atlet yang akan berlaga dan jumlah itu tak termasuk keluarga para atlet jika mereka turut datang ke Bali. Sementara ini kami masih mempertandingkan 7 cabor saja karena terkait dengan anggaran yang disesuaikan. Nanti cabor pertama yang menggelar pertandingan yakni kabaddi pada 26 – 28 Mei 2023. Kabaddi tidak hanya melibatkan atlet Bali saja melainkan juga atlet provinsi lainnya termasuk atlet negara lain, seperti Tim Kabaddi Malaysia, Singapura, Thailand dan Timor Leste yang kini telah konfirmasi kehadiran ke Bali dan menginap di Badung.
“Kami tidak membatasi waktu berakhir untuk bulannya karena tahun 2023 ini juga ada agenda pra-PON. Jadi cabor yang menentukan waktunya sehingga atletnya tidak berbenturan dengan pra-PON. Bahkan cabor taekwondo rencananya menggelar sport tourism pada Oktober 2023. Dan Taekwondo siap menghadirkan 1000 peserta,” urai Made Nariana.
Banyak hikmah yang dimabil nantinya dari sport tourism di Badung tersebut. “Selain untuk membangkitkan olahraga dan pariwisata juga para atlet dan pelatih bisa melakukan evaluasi terhadap perkembangan kualitas teknik dan fisik atlet masing-masing cabor itu,” tutup Made Nariana. (ena/bfn)













