KARANGASEM, Balifactualnews.com— Dua sepeda motor Honda mepalu (adu) jangkrik di jalan umum Banjar Peringalot, Desa/Kecamatan Redang, Karangasem. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (27/10/2022), itu, membuat dua pemotor tewas dan satu orang dilarikan ke rumah sakit.
Dua korban tewas masing-masing bernama Jero Komang Nadiarta (17), asal Banjar Peselatan, Desa Suter, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli dan I Ketut Selamet (61), asal Banjar Muku, Desa/Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Kedua korban tewas di TKP karena mengalami luka serius pada sekujur tubuhnya.
Kapolsek Rendang Kompol I Made Punia, mengatakan, laka lantas maut yang terjadi di jalan umum jurusan Rendang menuju Besakih, tepatnya di depan Balai Banjar Pringalot KM 30-31, dipicu kelalaian kedua pengemudi sepeda motor tersebut. “Kecelakaan terjadi tepat di pada as jalan. Artinya mereka sama-sama lalai saat berkendaraan,” jelasnya.
Disebutkan, pagi itu sekitar pukul 05.45 Wita, Jro Komang Nadiarta mengendarai sepeda motor Honda Beat warna Putih nopol DK 5546 PQ datang dari arah utara Menanga menuju selatan ke arah Klungkung, sambil membonceng temannya bernama meluncur dari arah utara (menanga) menuju arah selatan (klungkung) sambil membonceng Jero Nengah Nadiana(17), yang juga sama-sama asal Desa Suter. Saat bersamaan dari arah berlawanan meluncur sepeda motor Honda Supra X warna hitam dengan nopol DK 2994 SG dikemudikan I Ketut Selamet sambil membonceng istrinya Ni Nyoman Suartini(54) yang berprofesi sebagai pedagang.
Kedua sepeda motor melaju sama-sama kencang, dan saat tiba di TKP, tepatnya di depan Balae Banjar Prongalot terjadi kecelakaan. Kecelakaan mepalu jangkrik itu, membuat kedua pengendara motor dan yang dibonceng terpental ke badan jalan. Jero Komang Nadiarta dan I Ketut Selamet meninggal dunia di TKP. Kedua korban mengalami luka seirus pada sekujur tubuhnya.
Komang Nadiarta, selain mengalami luka lecet pada dada kiri, jidat sebelah kiri retak, bola mata kiri pecah ,telinga kanan dan kiri keluar darah, hidung patah,dan pada pipi sisi kiri retak dan tanagn lecet. tangan kanan lecet.
Sedangkan I Ketut Selamet meninggal dunia karena jidat sebelah kanannya retak, rahang bawah patah ,dada sebelah kanan luka lecet, perut sebelah kiri lecet, kaki kanan lutut lecet, pipi sebelah kiri retak dan hidung patah.
Sementara itu dua korban yang diboceng, yakni Nengah Nadiana dan Ni Nyoman Suartini selamat dari maut. Nadiana hanya mengalami luka ringan pada tangan sebelah kiri. Sempat dirawat di Puskesmas Rendang, namun yang bersangkutan sudah dibolehkan pulang. Sedankan Suartini mengalami luka lecet pada tangan kanan, luka lecet pada kaki sebelah kanan dan di rujuk ke RSUD Klungkung.
“Kecalakaan maut ini murni karena kelalaian kedua pengendara. Keduanya sama-sama meninggal dunia dan kami tidak bisa menentukan tersangkanya karena laka lantas terjai pas di tengah-tengah (as) jalan,” pungkas Kompol Punia.
