Kisah Pilu Lansia Pemulung di Desa Banjarasem, Menangis saat Dijenguk Wakil Ketua DPRD Bali Kresna Budi

kisah-pilu-lansia-pemulung-di-desa-banjarasem-menangis-saat-dijenguk-wakil-ketua-dprd-bali-kresna-budi
Wakil Ketua DPRD Bali, Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi saat men jenguk I Gusti Nyoman Darmada (67) warga Banjar Dinas Dajan Rurung, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng- Bali

BULELENG, Balifactualnews.com – I Gusti Nyoman Darmada (67) warga Banjar Dinas Dajan Rurung, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng- Bali, tak kuasa membendung air mata saat dijenguk Wakil Ketua DPRD Bali, Ida Gede Komang (IGK) Kresna Budi, pada Jumat (22/5/2026) sore.

Sambil terisak didampingi istri Gusti Putu Ariani (67), ia nampak berulangkali berusaha mengusap air matanya. Meski terisak, Darmada berusaha menceritakan kondisi ekonominya yang dihimpit derita kemiskinan. Memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, Darmada hanya mampu mengandalkan dari memulung barang bekas yang terkadang hasilnya tidak menentu. “Hasil mulung tidak menentu, kadang dapat uang hasil jual beberapa botol plastik bekas, atau rongsokan lainnya terkadang juga tidak ada, kosong sekali,” kata Darmada sambil menyeka air mata.

Mirisnya, Darmada hanya bisa pasrah tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan belasan tahun lamanya. Kondisi atap genteng dan seng banyak yang bocor, dinding serta jendela rumah nampak rapuh bolong-bolong, bahkan kamar mandi dan WC dalam kondisi rusak. Darmada memiliki dua (dua) anak laki-laki, namun kondisi ekonomi kedua putranya itu nyaris sama. “Mereka (kedua anak laki-laki) sudah menikah. Kerjanya sopir angkutan umum. Ekonomi mereka juga pas-pasan. Hanya berdua saja dengan istri tinggal di rumah ini. Seingat kami, rumah ini umurnya lebih dari 15 tahun,” terangnya.

Putu Arta Wiadnyana selaku Kepala Dusun (Kadus) Dajan Rurung mengaku, pihaknya sudah pernah mengajukan usulan bedah atau rehab rumah tidak layak huni milik Darmada, namun hingga saat ini usulan masih kandas. “Sepengetahuan kami, penyebab usulan bedah atau rehab rumah milik Pak Darmada kandas karena fakto administrasi, salah satunya terkait sertifikat tanah diatas rumah ini,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bali, IGK Kresna Budi menegaskan, pihaknya akan berupaya memperjuangkan rumah layak huni untuk keluarga I Gusti Nyoman Darmada. “Kami cukup prihatin melihat langsung kondisi dilapangan, terlebih keduanya sudah lansia, jadi mutlak mendapat perhatian dan diprioritaskan. Langkah dan upaya kami, secepatnya melakukan komunikasi dengan dinas terkait supaya segera bisa dibantu, baik itu program bedah atau rehab rumah layak huni,” ucapnya. (tya/bfn)

Exit mobile version