Dukung Ketangguhan Bencana Desa/Kelurahan, Pemkab Buleleng Gelar Bimtek PKD

dukung-ketangguhan-bencana-desa-kelurahan-pemkab-buleleng-gelar-bimtek-pkd
Dukung Ketangguhan Bencana Desa/Kelurahan, Pemkab Buleleng Gelar Bimtek PKD, Selasa(11/5)
banner 120x600

BULELENG, Balifactualnews.com – Dalam upaya kesiap siagaan dan ketangguhan bencana di desa/kelurahan, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng yang bekerja sama kemitraan Australia – Indonesia menyelenggarakan Bimtek Penilaian Ketangguhan Desa/Kelurahan (PKD) dan Kebijakan Pelaksanaan PKD di Kabupaten Buleleng.

Ditemui usai membuka kegiatan di Hotel Banyualit Spa’n Resort Lovina, pada Selasa (11/6/2024), Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi menyampaikan bahwa PKD ini sebagai potret kondisi ketangguhan dan data dasar dari segi bencana di masing-masing desa yang ada di Kabupaten Buleleng. “Dari data ini, kita bisa membuat suatu rekomendasi apa yang harus dikerjakan oleh desa, baik itu direncanakan mulai program di desa dalam penyusunan anggaran APBDes di desa,” ucapnya.

Kalak Ariadi mengatakan penilaian ketangguhan di desa sebelumnya sudah diselenggarakan tahun 2023 hanya sebatas desa yang mengikuti lomba desa. Hal ini dikarenakan ketangguhan desa masuk salah satu indikator dalam penilaian lomba desa.

Selanjutnya, pada tahun 2024 ini berkat fasilitasi dari siap siaga dan menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Sekda Bali untuk untuk Bupati se-Provinsi Bali terus didorong dalam peningkatan penilaian kota dan desa. “Mulai dari kemarin tanggal 10 sampai dengan 14 Juni 2024 kita melaksanakan Bimtek penilaian ketangguhan di Desa,” ujarnya.

Mantan Kepala DLH ini juga menyampaikan kegiatan PKD didukung oleh Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja melalui program KKN. Dimana 20 desa akan didampingi oleh Undiksha dalam pengisian PKD. “Kami harap di tahun 2024, 148 desa/kelurahan bisa kita potret ketangguhan desanya,” harapnya.

Untuk diketahui, dalam PKD ini terdapat 5 indikator yakni, layanan dasar, peraturan kebijakan penanggulangan bencana, pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan darurat serta kesiapsiagaan pemulihan.

Sementara itu, Diyah Perwitosari dari program siap siaga Kemitraan Australia-Indonesia mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Buleleng dan sejalan dari siap siaga untuk membangun ketangguhan di Bali.

Untuk Provinsi Bali siap siaga mendukung hampir semua Kabupaten/Kota di Bali salah satunya Kabupaten Buleleng dengan mendukung pembentukan forum PRB dan ketangguhan desa di Buleleng. “Kami harap kedepannya, melalui kegiatan ini dapat menciptakan desa-desa di Buleleng dengan ketangguhan yang berkelanjutan,” tutupnya. (tya/bfn)