DENPASAR, Balifactualnews.com – Lagi, penyakit Bali United selalu terjadi di menit-menit krusial atau setidaknya 10 menit menjelang laga bubar. Itu terlihat dari hasil sempat unggul akhirnya kalah dari Persija lalu. Pun demikian saat melawan PSM Makasar lalu. Sempat unggul 2-1 akhirnya di menit krusial justeru PSM mampu menyamakan kedudukan.
Pertanyaannya apakah evaluasi yang disebut-sebut arsitek Serdadu Tridatu, Stefano “Teco” Cugurra sudah dilakukan ? atau taktik arsitek itu yang mudah dibaca oleh lawan di menit krusial ? Pastinya Teco memberikan penilaiannya sendiri.
“Kami bermain lebih bagus pada babak pertama saat melawan PSM lalu dengan mengontrol pertandingan dan mencetak satu gol. Pada babak kedua kami juga bermain bagus dan mencetak gol kedua. Setelah itu kami lebih mundur, dan PSM lebih dominan dan menyerang daripada kami, sehingga bisa mencetak satu gol. Waktu gol pertama PSM, kami memiliki beberapa peluang yang seharusnya bisa membuat skor 3-1 tapiterakhir mereka bisa mencetak gol lagi,” kata Teco, Miggu (22/1/2023).
Imbasnya, ranking Bali United di papan klasemen sementara Liga 1 2022/2023 turun ke peringkat lima dengan koleksi 34 poin. Sementara PSM Makasar justru semakin kokoh di puncak dengan 38 poin. Meski demikian semua itu membuat salah satu pemain Bali United kian percaya diri yakni Irfan Jaya.
Setelah lebih dari empat bulan absen dan memulihkan kondisi, Irfan Jaya sudah dapat kembali berlaga membela Serdadu Tridatu. Laga debutnya pasca cedera panjang dimulai saat Bali United bertandang ke markas Persija Jakarta pekan 18 lalu pada hari Minggu (15/1) lalu.
Pada saat itu, dirinya masuk sebagai pemain pengganti dan bermain selama 14 menit saja. Namun, pada pekan ke-19 menghadapi PSM Makassar, pemain asal Sulawesi Selatan itu dipercaya turun sebagai starter.“Selama empat bulan saya beristirahat tidak bisa bermain amun saya tetap berlatih beberapa bulan terakhir. Mungkin trauma saya sudah hilang dan lebih berani,” tandas Irfan Jaya. (ena/bfn)
