DENPASAR, Balifactualnews.com – Gede Agra Kumara resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Federasi Yongmoodo Indonesia (FYI) Bali periode 2026–2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengprov FYI Bali yang digelar di Ruang Rapat KONI Bali, Sabtu (13/6/2026).
Usai terpilih, Agra Kumara menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi agar FYI Bali semakin solid dan mampu menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan. Salah satu langkah prioritas yang akan segera dilakukan adalah membentuk kepengurusan kabupaten di Karangasem yang hingga kini belum terbentuk.
“Kami akan segera membentuk Pengkab FYI Karangasem yang selama ini belum ada. Setelah itu, bersama tim formatur yang terdiri dari satu perwakilan pengurus FYI sebelumnya, yakni Noel, serta satu perwakilan pengkab/pengkot yang diwakili Gung Juliet, kami akan menyusun kepengurusan Pengprov FYI Bali. Waktu yang diberikan selama 15 hari, namun kami berupaya agar kepengurusan sudah terbentuk pada pekan depan,” ujar Agra Kumara usai Musprov.
Menurutnya, keberadaan Pengkab FYI Karangasem sangat penting agar dapat bergerak sejalan dengan pengurus kabupaten dan kota lainnya di Bali. Langkah tersebut dinilai strategis untuk mempercepat pembinaan atlet dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 di Manado, Sulawesi Utara.
Selain fokus pada persiapan atlet menuju PON, Agra Kumara juga menargetkan peningkatan jumlah atlet dan penggemar cabang olahraga Yongmoodo di Bali. Pembinaan akan dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas hingga kategori senior.
“Kami ingin memperluas basis pembinaan atlet dan meningkatkan minat masyarakat terhadap Yongmoodo sejak usia dini hingga tingkat senior,” katanya.
Untuk mendukung tertib administrasi organisasi, FYI Bali juga berencana menerbitkan Kartu Tanda Anggota (KTA) bagi seluruh atlet, pelatih, dan pengurus FYI di Bali.
“Kami akan menerbitkan KTA sebagai bagian dari penataan administrasi organisasi agar data atlet, pelatih, dan pengurus lebih tertib dan terintegrasi,” tegasnya.
Di sisi lain, FYI Bali juga akan memberikan dukungan kepada seluruh pengurus kabupaten dan kota dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 yang akan digelar di Kabupaten Buleleng.
Tak hanya itu, pengembangan dojang atau tempat latihan Yongmoodo di berbagai daerah juga menjadi salah satu program prioritas. Melalui langkah tersebut, diharapkan lahir lebih banyak bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Bali di tingkat nasional.
Sebagai penutup, Agra Kumara menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang intensif antara Pengprov dengan seluruh pengkab dan pengkot FYI di Bali. Menurutnya, sinergi yang baik akan menjadi kunci dalam mendorong kemajuan olahraga Yongmoodo di Pulau Dewata.
“Kami akan mengintensifkan komunikasi dengan seluruh pengkab dan pengkot FYI agar terjalin koordinasi yang baik. Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, kami optimistis Yongmoodo akan semakin maju, berkembang, serta menjadi olahraga yang diminati dan dicintai masyarakat,” pungkas Agra Kumara. (ena/ bfn)
