DENPASAR, Balifactualnews.com – Langsung gerak cepat. Usai gelaran Porprov Bali XV/2022 lalu Pengprov Perpani Denpasar telah memiliki kerangka penghuni tim pra-PON Panahan Bali. Para penghuni tim tersebut merupakan pemanah yang masuk sesuai dengan level kejuaraan yang dijadikan dasar penilaian dan penentuan. Pra-PON cabang olahraga (cabor) panahan sendiri kabarnya akan digelar pada Juni tahun 2023 di Jakarta.
Menurut Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Perpani Bali Infithar Fajar Putra, informasi pra-PON itu hanya belum ditentukan tanggal gelarannya saja. Tapi Bali telah memiliki kerangka tim yang dihuni 24 pemanah putra dan putri. Namun karena nantinya jika dikirim full team maka hanya dibutuhkan pemanah 18 atlet saja.
“Kalkulasinya, pra-PON nanti mempertandingkan tiga divisi yakni nasional, recurve dan compound maka total medali emas yang dipertandingkan 19 emas, maka kalau mengirim full team ya 18 pemanah. Sekarang masih ada 24 pemanah terdiri dari pemanah Denpasar 14 atlet, pemanah Badung 9 atlet dan pemanah Buleleng 1 atlet. Tapi nanti menjelang berangkat ke pra-PON akan diciutkan menjadi 18 pemanah saja,” tutur Fajar Putra di Denpasar, Minggu (22/1/2023).
Diakui pria yang juga Wakil Ketua Umum I Pengkot Perpani Denpasar itu, level kejuaraan yang menjadi penilaian penghuni kerangka tim pra-PON atau tim bayangan yakni yang pertama medali di PON XX/2020 di Papua lalu, kedua peraih medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) senior, peraih medali Kejuras junior tapi melihat jarak dan sisanya terakhir yakni prestasi di Porprov Bali XV/2022 silam.
Menyoal Training Camp (TC) ditegaskan Fajar Putra akan dimulai tiga bulan sebelum pra-PON atau sekitar Maret tahun 2023. Sementara ini para pemanah yang masuk kerangka tim masih berlatih di klubnya masing-masing.
Lantas perkiraan dari provinsi mana saja rival Bali di pra-PON nanti ? Fajar Putra menyebutkan provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat DI Yogyakarta dan DKI Jakarta sebagai rival berat Bali. (ena/bfn)
