Hasil Seleksi PPPK di Karangasem Mencurigakan, 7 Pelamar Siluman Lolos

hasil-seleksi-pppk-di-karangasem-mencurigakan-7-pelamar-siluman-lolos
I Wayan Sutrisna
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com– Rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Karangasem sedang tidak baik-baik saja. Kondisi ini terjadi pada rekrutmen PPPK Guru, khususnya  guru Agama. Tujuh orang pelamar siluman  kategori P2 tiba-tiba lolos dan langsung menempati formasi.  Selain membuat gaduh, kondisi ini juga memunculkan segudang pertanyaan. 

Informasi yang dihimpun, Selasa (26/12/2023)  menyebutkan, sebelum melaksanakan proses seleksi PPPK tahun 2023 ini, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Karangasem sempat menjelaskan,  bahwa formasi Agama Hindu akan diikuti 2 pelamar berstatus P1 (tinggal penempatan karena sebelumnya telah lulus namun tidak kebagian formasi), sementara sisanya adalah P3 (kebutuhan khusus) dan P4 (umum). 

Tapi kenyataannya berbalik  100 persen.  Saat hasil seleksi diumumkan tiba-tiba muncul 7 kategori P2 yang dinyatakan lulus  dan langsung menempati formasi. Pengumuman hasil seleksi yang mengalami penundaan hingga satu pekan semakin mengundang pertanyaan besar, bahwa rekrutmen itu telah dimainkan. Bahkan isu mahar (sogokan) sebesar  Rp 80-90 juta semakin menyeruak ke permukaan.

Dugaan adanya sogokan dalam rekrutmen PPPK itu, imbas dari masuknya 7 pelamar siluman kategori P2 tersebut. Akibat masuknya 7 pelamar siluman ini otomatis merubah perangkingan terhadap 45 formasi yang tersedia, hingga akhirnya beberapa peserta yang sempat optimis berada diurutan 40 keatas menjadi hilang harapan dengan adanya tambahan 7 pelamar P2 siluman tersebut. 

Telisik kali telisik, 7 pelamar siluman kategori P2 tersebut, sebelumnya  berstatus sebagai pegawai TU. Dugaan kongkalikong samakin tersirat jelas. Pasalnya, 7 pelamar siluman berstatus pegawai TU   bisa beralih menjadi guru dan masuk kategori pelamar P2. 

“Ada yang tidak pair dalam rekrutmen PPPK untuk tenaga guru. Sebelum tes kami sempat dikumpulkan, tapi pihak Disdikpora tidak menyampaikan ada pelamar P2. Saat itu pihak Disdikpora menyatakan hanya ada pelamar kategori P1 saja sebanyak 2 orang di Karangasem untuk formasi Guru Agama Hindu, sisanya P3 dan P4,” ungkap salah seorang pelamar,” ketus salah seorang pelamar yang tidak mau ditulis identitasnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga, I Wayan Sutrisna, menampik dugaan adanya mahar (sogokan) dalam rekrutmen PPPK Guru tersebut. “Itu tidak benar,  dalam rekrutmen kami mengedepan proses yang diberikan oleh Pemerintah Pusat,” kelit Sutrisna.

Sementara terkait kisruh 7 pelamar  siluman yang berstatus P2 itu, mantan Kadis Perindustrian ini tak berkelit.  Dia membenarkan 7 pelamar P2 yang lolos di formasi Guru Agama Hindu  itu seperti yang sudah  diumumkan oleh Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karangasem beberapa waktu lalu. Hanya saja, untuk informasi lebih jauh, pihaknya masih berkoordinasi dengan BKPSDM untuk meminta penjelasan, karena mengenai masuk kemana pelamar itu semua berada di sistem yang BKN. 

“Sebenarnya kisruh lolosnya  tujuh orang pelamar P2 ini  sudah sempat kami pertanyakan saat berkoordinasi dengan BKPSDM, kemungkinan yang P2 ini adalah mereka yang sebelumnya telah mengikuti seleksi, namun lolos tidak sesuai dengan jurusannya, misalnya dia pendidikan agama tapi waktu seleksi tahun – tahun sebelumnya lulus di Penjas, mungkin ini yang masuk P2,” pungkas Sutrisna. (tio/bfn)