Utama  

Hujan Lebat Guyur Lereng Gunung Agung, WNA Pendaki Belum Diketahui Rimbanya

________________________________________________________________________________

KARANGASEM—Gunung Agung terus bergetar sejak pagi tadi. Getaran dan letupan kecil yang terjadi di susul hujan lebat yang mengguyur lereng Gunung Agung Kamis (13/4/2019) siang tadi.

Reporter balifactualnews.com, I Wayan Suara Arsana melaporkan, hujan lebat yang mengguyur lereng Gunung Agung membuat pencarian WNA pendaki yang tidak diketahui identitasnya belum bisa dilakukan. Sampai berita ini ditulis, para relawan Pasebaya Agung juga tidak mengetahui keberadaan pendaki tersebut.

“Kita tunggu sampai pukul 12.00 Wita, WNA pendaki belum ada turun dari jalur pendakiannya di Pura Pasar Agung Sebudi,” ucap Suara Arsana.


Baca : Gunung Agung Terus Bergetar, Pencarian WNA Ditunda


Hujan lebat yang mengguyur kawasan itu, lanjut dia, membuat relawan Pasebaya Agung balik kanan menuju Pos Induk Pasebaya Agung, di Desa Duda Timur, Selat Karangasem. Laporan dari Operator radio pancar ulang Pasabaya Agung, Jro Mangku Nyoman Pujung, mengatakan, cuaca tak bersahabat mulai jalur pendakian Pura Pasar Agung Sebudi, hingga Puncak Gunung Agung, membuat relawan dan tim gabungan lainnya menepi untuk berteduh.

“Sebagian relawan lainnya balik ke Posko Induk untuk memetakan keberadaan WNA yang tersesat itu,” terang Mangku Pujung.

Seperti diberitakan sebelumnya, WNA yang tidak diketahui identitasnya itu melakukan pendakian melalui jalur pendakian Pura Pasar Agung Sebudi. Mengelabui pantauan petugas sepeda motor yang dikendarai ditaruh di tempat tersembunyi, yakni di barat parkir viv Pura Pasar Agung.

Relawan Pasebaya Agung I Nengah Kerta, melalui radio pancar ulang Posko Induk Pasebaya Agung, melaporkan, WNA itu, melakukan pendakian sejak pukul 03.00 dini hari tadi.

“Dari pantauan kita ada tiga titik cahaya keluar dekat kawah. Tetangga saya bilang para pendaki itu sudah mendekati puncak kawah sejak pukul 03.00 Wita,” terang Nengah Kerta.

Dalam laporannya, Nengah Kerta menyebutkan kalau WNA itu sempat mendekati puncak kawah, namun karena Gunung Agung mengalami beberapa kali letusan dini hari tadi membuat, WNA pendaki itu , turun menjauhi puncak kawah.

“Dari arah cahaya yang kita lihat sepertinya WNA itu kebingungan dan tersesat mencari jalan turun,” jelasnya. (tio)

Exit mobile version