KARANGASEM, Balifactualnews.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan posisi seorang pendaki yang meninggal dunia di lereng Gunung Agung, Karangasem, pada Rabu, (13/3).
Informasi yang dihimpun, menyebutkan, identitas mayat pendaki bernama Alexander Bimo Haryotedjo (60) asal Desa Bongsari, Semarang Barat. Sebelumnya korban yang meninggal dunia di lereng Gunung Agung sempat diduga seorang WNA.
Berita Terkait : Tim SAR Temukan Jenasah di Puncak Gunung Agung Ketinggian 2833 Mdpl
Posisi korban ditemukan pada ketinggian sekitar 2.800 MDPL. Penyebab kematiannya sampai saat ini belum diketahui. Ada dugaan korban Alexander meninggal karena terserang hipotermia.
Hingga berita ini ditulis, Tim SAR sudah mulai turun mengevakuasi jenazah korban. Dalam proses evakuasi ada penambahan personil dari Kantor Basarnas Bali, Jimbaran menuju Pos Pengubengan.
Sebelumnya, sebanyak 10 personil Pos SAR Karangasem terlibat dalam operasi SAR. Adapun unsur SAR lainnya yang terlibat diantaranya, Koramil Karangasem, Babinsa Rendang, SAR Samapta Polda Bali, Polres Karangasem, Polsek Rendang, BPBD Karangasem, potensi SAR dan pemandu lokal.
Baca Juga : Tersulut Api Dupa, Rumah dan Warung Warga Jasri Kelod Terbakar
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Nyoman Sidakarya, mengungkapkan, pihaknya mendapat info awal melalui group potensi SAR yang menyatakan bahwa seorang pendaki WNA menemukan jenazah di lereng Gunung Agung, mendapatkan informasi itu dia lantas berkoordinasi dengan BPBD serta pemandu lokal setempat, akhirnya dipastikan informasi tersebut A1 pada pukul 19.00 Wita
“Tidak ada yang mengetahui kapan tepatnya korban memulai pendakian di Gunung Agung, karena sebenarnya sudah ada larangan untuk melakukan pendakian dari pemerintah setempat. Larangan tersebut berkenaan adanya upacara keagamaan (Karya Agung Ida Bhatara Turun Kabeh) di Pura Besakih,” kata Sidakarya. (tio/bfn)
