DENPASAR, Balifactualnews.com–Sirkuit nasional (Sirnas) bulutangkis merupakan even penting dan menjadi kalender tetap PB PBSI bagi para pebulutangkis di Indonesia. Pasalnya ada poin di balik even yang biasanya diikuti klub-klub yang ada di Indonesia.
Ketua Umum Pengprov PBSI Bali I Wayan Winurjaya, mengatakan, Sirnas kali ini tengah berlangsung di Bandung, Jawa Barat mulai 22-27 Agustus 2022. Dan Sirnas ini penting bagi atlet utamnya yang kerapkali turut even nasional maupun internasonal.
“Sirnas ini biasanya memang digelar beberapa kali dalam setahun. Kenapa saya katakan penting karena dengan mengikuti Sirnas itu akan berpengaruh terhadap ranking nasional pebulutangkis di Indonesia karena ada poin,” tutur Winurjaya di Denpasar, Selasa (23/8/2022).
Sirnas, kata Winurjaya, juga menjadi acuan PB PBSI menilai para pebulutangkis demi masuk ke Pelatnas Indonesia. Masuk ke Pelatnas juga harus memiliki rangking standar di nasional untuk bisa masuk ke Pelatnas tersebut. “ Semakin sering atlet mengikuti Sirnas maka peluang rangkingnya mencapai standar nasional atau setidaknya memiliki poin tinggi diperole. Pastinya syaratnya yakni memiliki prestasi di Sirnas itu sendiri,” terang Winurjaya.
Bagi Pengprov PBSI Bali sendiri, Sirnas penting diikuti karena arah dan muaranya menuju Pra-PON maupun PON pada 2024 mendatang. Semakin banyak jam terbang justru semakin bagus untuk mental serta mengukur sejauh mana kualitas yang dimiliki atlet.
“Hanya saja Sirnas bulutangkis ituhanya bisa diikuti oleh klub atau tim dan bukan atas nama pengprov. Berdasarkan itulah Sistem Informasi (SI) menjadi suatu kewajiban untuk dijalankan. Jika klub mengalami kendala dalam pendaftaran, PBSI Bali bisa memfasilitasi dan menjembataninya,” tandas Winurjaya. (ena/bfn)
