KARANGASEM, Balifactualnews.com – Sebentar lagi umat Hindu di seluruh Bali akan melaksanakan Hari raya Nyepi, yang identik dengan pementasan ogoh-ogoh sehari sebelumnya.
Berkaitan dengan hal itu, usaha kerajinan ogoh-ogoh di Kabupaten Karangasem tepatnya di Desa Bebandem Kecamatan Bebandem banjir orderan, bahkan saking banyaknya pesanan, pengrajin asal Desa Bebandem Ida Ketut Santosa mengaku kewalahan.
“Pesanan yang kami terima lumayan banyak, dari pesanan pembuatan tapel (Topeng-red), kaki, dan tangan untuk ogoh-ogoh. Juga ada yang langsung memesan ogoh-ogoh yang sudah jadi sesuai kebutuhannya,” ungkap Sentosa.
Dikatakannya, tidak semua pesanan yang diambil, karena keterbatasan tenaga kerja yang dimilikinya, untuk itu ia mengalihkan pesanan tersebut kepada pengrajin lainnya.
“Saat ini kita kerjakan sekitar 30 tapel. Bentuk pesanan beragam, ada yang memesan bentuk garuda, celuluk, dan yang lainnya. Orderan lainnya kita tolak dulu, karena mengerjakan pesanan itu saja kami cukup kewalahan,” imbuhnya kepada awak media, Kamis (22/2).
Ditanya terkait upah membuat dan berapa pesanan pembuata nogoh-ogoh yang dikerjakannya saat ini, Sentosa mengaku mendapat orderan membuat 2 sampai 3 jenis bentuk ogoh-ogoh yang berbeda, bahkan dirinya memberikan kepercayaan kepada anaknya untuk mengerjakannya, dan sisanya ia berikan kepada temannya.
“Pesanan tidak hanya dari Karangasem ada juga dari luar Karangasem. Untuk pembuatan ogoh-ogoh bisa 5 jutaan, belum lagi bahan bahannya. Sedangkan untuk harga pembuatan Tapel itu berbeda-beda mulai dari 300 ribu rupiah,” pungkas Ida Ketut Santosa. (ifl/ger/bfn)













