Karya IBTK, Ketua DPRD Karangasem Apresiasi Pemedek Tertib dan Kurangi Sampah Plastik

karya-ibtk-ketua-dprd-karangasem-apresiasi-pemedek-tertib-dan-kurangi-sampah-plastik
Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika saat mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Kapolda Bali, Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra, Ida Dalem Semara Putra, Bupati Karangasem dan sejumlah pejabat dalam bhakti Penyineban Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih.

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, akhirnya mesineb, pada Rabu (26/4/2023) sekitar pukul 17.30.yang telah berlangsung (nyejer) selama 21 hari.

Karya tahunan di Pura Besakih pada tahun ini ada peningkatan pemedek, karena banyak yang ingin melihat secara langsung bangunan perlindungan kawasan suci Pura agung Besakih yang dibangun pemerinath Provinsi Bali. Bahkan pada hari hari tertentu pemedek yang bersenbahyang sangat membludak, namun semaunya tetap tertib.

Hal itu mendapat apresiasi Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika. Dikatakannya, meski dibeberapa titik mengalami kemacetan kendaraan disepanjang jalan juga kemacetan pemedek di area Pura Besakih, semuanya tetap tertib dalam menjaga kondusifitas.

“Hal ini menandakan kesadaran pemedek semakin meningkat. Kami sangat mengapresiasi akan hal itu,” terangnya saat dikonfirmasi usai mendampingi Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Kapolda Bali, Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra, Ida Dalem Semara Putra, Bupati Karangasem dan sejumlah pejabat dalam bhakti Penyineban Karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih.

Selain itu Suastika juga sangat mengapresiasi petugas dan seluruh pemedek yang telah bersama-sama dalam mengurangi pemakain kresek atau plastic yang dibawa bersembahyang. Politisi PDI Perjuangan ini juga berharap ketertiban pemedek tetap dipertahankan saat melakukan persenbahyangan dimanapun.

Dalam prosesi penyineban yang dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster dan para kepala daerah, itu dipuput enam orang sulinggih. Enam sulinggih yang muput itu, enam diantaranya muput di Bele Gajah, satu sulinggih muput di pengerajeg dan satu sulinggih muput dalam prosesi pengemit karya. Sebelum ritual penyineban berlangsung, pagi harinya dilaksanakan upcara bhakti penganyar dari panitia Besakih. (ger/bfn)

 

Exit mobile version