Ketua DPRD Karangasem Dorong Gerakan Tanam Pohon Berkelanjutan

ketua-dprd-karangasem-dorong-gerakan-tanam-pohon-berkelanjutan
Ketua DPRD Karangasem I Wayan Suastika bersama Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika menyerahkan paket sembako kepada lansia dan warga kurang mampu di Desa Tegallinggah, Kecamatan Karangasem, usai mengikuti kegiatan penanaman pohon dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Minggu (12/7)

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Gerakan penanaman pohon yang digelar Polres Karangasem di Desa Tegallinggah, Kecamatan Karangasem, Minggu (12/7), mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika. Menurutnya, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut merupakan langkah nyata dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.

Tak hanya hadir, Suastika juga ikut menanam pohon bersama Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika, personel Polres, dan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pembagian paket sembako serta pelayanan kesehatan gratis bagi warga.

Suastika menilai gerakan penghijauan akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar apabila pohon-pohon yang ditanam dirawat hingga tumbuh dan produktif. Menurutnya, selain memperindah lingkungan, pohon juga dapat menjadi sumber nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi inisiatif Polres Karangasem yang menggelar kegiatan ini. Menanam pohon adalah investasi jangka panjang untuk lingkungan. Namun yang lebih penting adalah bagaimana pohon-pohon tersebut dirawat agar tumbuh dengan baik dan nantinya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Suastika.

Ia menambahkan, keberadaan pepohonan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Akar pohon mampu menyerap air hujan, memperkuat struktur tanah, sekaligus mengurangi risiko banjir dan erosi, terutama saat musim hujan.

“Pohon bukan hanya penghijauan. Pohon menjadi benteng alami yang menjaga tanah tetap kuat, mencegah erosi, dan mengurangi potensi banjir. Karena itu, jangan hanya semangat saat menanam, tetapi juga harus ada komitmen bersama untuk merawatnya,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Suastika berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat. Menurutnya, pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus menjadi budaya, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Kalau gerakan seperti ini terus dilakukan dan masyarakat ikut merawat pohon yang ditanam, saya yakin manfaatnya akan dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang,” pungkasnya. (tio/bfn)