Klub Besar Bulutangkis Miliki Tim ‘Satelit’ di Bali

klub-besar-luar-bali-miliki-satelit-di-bali
Candra Kusuma (kanan) dan Wayan Winurjaya. (Foto : bfn/ist)

DENPASAR, Balifactualnews.com – Beberapa klub-klub besar bulutangkis di Indonesia ternyata memiliki ‘tim satelit’ (pemantau)  pemain bulutangkis muda yang berbakat yang nantinya bisa membela klub besar tersebut di luar Bali. Hal itu  diakui Ketua Harian Pengprov PBSI Bali Candra Kusuma, Senin (14/10/2024).

Klub besar besar  yang menurunkan tim satelit, sperti PB Jarum di klub Bali Champion Denpasar, PB Jaya Raya dengan satelit di PB Porwaja Denpasar. Tak terkecuali klub bulutangkis PB Exis juga memiliki satelit di Denpasar.

“Mereka memang memiliki satelit di beberapa klub bulutangkis di Bali. Dan biasanya klub tersebut di biayai. Nah nanti kalau memang pebulutangkis muda dan berbakat serta berprestasi maka mereka dipanggil untuk seleksi di klub besar itu,” kata Candra Kusuma.

Dipaparkannya, ketika pebulutangkis tersebut sesuai kriteria persyaratan dan ternyata saat dipanggil seleksi dan bertanding serta lolos, maka pebulutangkis tersebut akan dibina dan membela klub besar itu.

“Itulah yang terjadi dan ini juga kemungkinan salah satu kendala nantinya jika saat PBSI Bali menggelar Pelatprov bulutangkis akan sulit untuk bisa menggandeng klub-klub besar tersebut. Tapi kami tetap akan berupaya besar untuk tetap menggelar pelatprov di awal tahun 2025 nanti,” terang Candra Kusuma.

Kerja keras akan dilakukan dirinya bersama pengurus PBSI Bali nantinya seperti menggandeng sponsor atau lainnya. Ini dikarenakan biaya untuk menggelar pelatprov tidak sedikit.

“Kalau seperti diutarakan juga oleh Ketua Umum PBSI Bali pak Winurjaya, selain menggali sponsor juga kemungkinan besar juga menghadap kepada pak Gubernur ke depannya,” tambah Candra Kusuma.

Terkait siapa pebulutangkis yang akan menghuni pelatprov bulutangkis, pihaknya menyampaikan jika nantinya aka nada kriteria tersendiri. “Seperti juara kejurnas, juara sirnas atau juga yang memiliki ranking nasional yang bagus. Kalau ini nantilah dulu karena pelru dibahas dengan pengurus lainnya,” tandasnya. (ena/bfn)

 

Exit mobile version