Lima Hari Terkurung Banjir, Warga Antiga Bertahan di Pengungsian

Bupati Gus Par Pastikan Bangun Drainase

lima-hari-terkurung-banjir-warga-antiga-bertahan-di-pengungsian
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata bersama Wabup Pandu Prapanca Lagosa saat meninjau lokasi banjir di Banjar Tengading, Desa Antiga, Manggis, Minggu (14/9)

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Di sebuah rumah sederhana milik kerabatnya di Banjar Dinas Tengading, Desa Antiga, Ni Kadek Apriani (40) hanya bisa duduk termenung. Sudah lima hari ia bersama keluarganya mengungsi setelah rumahnya terendam banjir setinggi leher orang dewasa.
“Air datang tiba-tiba saat hujan deras. Semua barang terendam, kompor rusak, baju basah, sampai buku sekolah anak-anak pun ikut hanyut,” ucap Apriani dengan suara lirih, Minggu (14/9).

Putrinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar terpaksa absen. Seragam, sepatu, dan buku pelajaran rusak tak bisa dipakai. “Sekarang saya cuma bisa kumpulkan buku yang masih bisa diselamatkan. Untuk sementara anak tidak bisa sekolah,” ujarnya.

Di halaman rumah kerabat tempat mereka mengungsi, jemuran pakaian dan kasur basah berjejer di bawah terik matahari. Namun air di pemukiman mereka belum juga surut. Sebagian warga hanya bisa berharap bantuan datang, sementara sisanya mencoba mengeringkan perabotan seadanya.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, turun langsung meninjau lokasi. Ia mengakui, genangan air sulit surut karena wilayah tersebut tidak memiliki saluran drainase, sementara tanah tidak mampu menyerap air. Masalah utama selain karena luapan air sungai akibat hujan deras beberapa waktu lalu.

“Solusinya, kami akan bangun drainase. Saat ini pompa dikerahkan untuk menyedot genangan,” jelas Bupati Gus Par didampingi Wabup Pandu Prapanca Lagosa.

Selama ini, yang menjadi permasalahan, tidak adanya drainase di wilayah tersebut mengingat beberapa warga yang memiliki lahan, enggan untuk merelakan lahannya digunakan drainase.

”Tapi sudah kami ajak berdiskusi . Dan warga sudah setuju. Banjir di sini, sudah sering. Tapi ini yang terparah,” jelas Gus Par.

Camat Manggis, I Putu Eka Putra Tirtana, mencatat 96 KK atau sekitar 310 jiwa terdampak banjir di Desa Antiga. Secara keseluruhan, banjir di Kecamatan Manggis merendam 210 rumah. Sementara BPBD Karangasem melaporkan 47 titik bencana akibat hujan deras, mulai dari banjir, longsor hingga pohon tumbang.

Meski bantuan logistik telah disalurkan, harapan warga sederhana: banjir segera surut, dan mereka bisa kembali ke rumah.

Meski bantuan logistik sudah tersalurkan, warga hanya berharap satu hal: banjir segera surut dan mereka bisa kembali ke rumah. “Semoga ada solusi, agar kami tidak kebanjiran terus,” harap Apriani. (tio/bfn)