Utama  

Makemit Di Pura Mas, Prajuru Adat Padangkerta Doakan Warga Terisolasi Bebas dari Virus Corona

MAPIUNING-Prajuru Desa Adat Padangkerta dan Satgas Gotong Royong Desa Adat Padangkerta menggelar upacara mapiuning dan mekemit di Pura Mas,  untuk mendoakan warga yang menjalani rapid test besok hasilnya negatif. (foto: ist)

KARANGASEM Balifacualnews.com — Isolasi  terhadap 181 orang warga di  Lingkungan Padangkerta Kaler,  Kelurahan Padangkerta,  Karangasem, akibat kasus 8 kasus positif Covid-19  yang ada disana sempat membuat warga setempat waswas.

Kini, kekhawatiran itu  sedikit demi sedikit sudah mulai sirnah,   selain karena masyarakat sudah semakin teredukasi akan penanganan wabah tersebut,  tingginya tingkat kesembuhan pasien positif dari Lingkungan Padangkerta Kaler juga menjadi pemantik   bagi warga disana untuk berdisiplin dalam menjalankan himbauan dan instruksi  pemerintah.

Bukan hanya itu, demi memutus mata rantai penyebaran Virus Corona di Desa Padangkerta  dan Karangasem pada umumnya, Prajuru Adat Padangkerta   menggelar ritual mapiuning  (memohon) di Pura Betel Munggah Betel Tedun dan Pura Mas, desa adat setempat, Selasa (12/5/20) malam ini.

Bendesa Adat Padangkerta, I Gusti Ngurah Putra didampingi Ketua Satgas Gotong Royong Penanganan Covid-19 Desa Adat Padangkerta, I Gusti Gede  Lanang, mengatakan,  ada dua hal yang dimohonkan dalam ritual mapiuning di dua pura desa tersebut. Pertama, untuk mendoakan agar rapid test yang dilakukan terhadap  warga yang menjalani isolasi mandiri, Rabu (13/5/20) besok, semua  hasilnya negatif. Kedua mendoakan agar   pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani perawatan  di Denpasar  secepatnya bisa diberikan kesembuhan.

“Semoga dengan  ritual mapiuning dan doa tulus ini, wilayah Desa kami (Desa Adat Padangkerta)  bisa cepat terbebas dari paparan Virus Corona,” ucap I Gusti  Ngurah Putra.

Upacara mapiuning di dua pura desa tersebut, lanjut dia, dipuput   dua pemangku. Di Pura Betal Munggah Betel Tedun dipuput Jro Mangku  I Gusti Ketut Rai, sedangkan di Pura  Mas dipuput Jro  Mangku I Gusti Gede Prodong.

“Upacara  mapiuning di Pura Mas dilanjutkan dengan mekemit  (begadang sambil melantunkan doa-doa suci). Tujuannya juga sama, mendoakan kesembuhan warga yang masih dirawat dan  memohon kepada semesta  agar warga yang menjalani rapid test  besok hasilnya negatif,” tandas I Gusti Ngurah Putra. (cik/tio/bfn)

Exit mobile version