Maknai Hari Kemerdekaan, Gus Par–Guru Pandu Hadirkan Kemerdekaan Nyata bagi Petani Kubu

maknai-hari-kemerdekaan-gus-par-guru-pandu-hadirkan-kemerdekaan-nyata-bagi-petani-kubu
Salah satu hasil nyata yang kini dirasakan masyarakat adalah mengalirnya air dari Danau Batur menuju kawasan Paleg, Desa Ban, Kecamatan Kubu.

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Makna kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan pengibaran Sang Merah Putih. Di Kabupaten Karangasem, semangat Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia juga diterjemahkan dalam pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya melalui penyediaan air untuk pertanian.

Pemerintah Kabupaten Karangasem di bawah kepemimpinan Bupati I Gusti Putu Parwata bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa terus berupaya menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa. Salah satu hasil nyata yang kini dirasakan masyarakat adalah mengalirnya air dari Danau Batur menuju kawasan Paleg, Desa Ban, Kecamatan Kubu.

Kehadiran air tersebut membawa perubahan besar bagi kehidupan para petani. Lahan yang sebelumnya bergantung pada curah hujan kini dapat diolah sepanjang tahun. Kebun bawang kembali menghijau, produktivitas pertanian meningkat, dan harapan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan pun semakin terbuka.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur air merupakan bentuk nyata menghadirkan kemerdekaan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kemerdekaan bukan hanya diperingati lewat upacara, tetapi harus diwujudkan melalui pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi rakyat. Ketika air mengalir hingga ke pelosok, di situlah harapan tumbuh. Petani bisa kembali bercocok tanam, meningkatkan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Itulah makna kemerdekaan yang ingin kami hadirkan untuk masyarakat Karangasem,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Par kapada Warta Bali dalam setiap kesempatan.

Menurutnya, pemerintah akan terus memperjuangkan pemerataan pembangunan agar seluruh masyarakat Karangasem dapat menikmati manfaat pembangunan tanpa terkecuali.

Sementara itu, Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, mengatakan keberhasilan mengalirkan air ke kawasan pertanian di Desa Ban menjadi bukti bahwa kolaborasi dan komitmen pemerintah mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Air adalah sumber kehidupan. Ketika kebutuhan dasar petani terpenuhi, maka ekonomi masyarakat akan bergerak. Kami ingin memastikan setiap program pembangunan benar-benar memberi dampak bagi kehidupan warga, khususnya para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah. Semangat kemerdekaan harus menjadi semangat untuk terus bekerja dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” tambah Guru Pandu.

Gus Par dan Guru Pandu berharap, keberadaan jaringan air tersebut menjadi titik awal peningkatan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Kubu sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai, para petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan secara berkelanjutan.

“Bagi kami, setiap tetes air yang mengalir menjadi simbol hadirnya harapan, kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat,” tandas Gus Par (tio/bfn)