KARANGASEM, Balifactualnews.com – Aksi pencurian ternak yang sempat membuat resah masyarakat Karangasem akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Karangasem. Seorang pria berinisial INW (51), warga Kecamatan Kubu, ditangkap polisi setelah diduga menjadi pelaku di balik serangkaian kasus pencurian sapi, babi, hingga material proyek di wilayah Karangasem.
Penangkapan tersebut sekaligus menjawab keresahan warga yang dalam beberapa pekan terakhir kehilangan ternak, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Karangasem untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda I Nengah Artono, membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, penyidik masih melakukan pendalaman terkait sejumlah kasus lain yang diduga melibatkan pelaku.
“Pelaku sudah ditangkap, rencana akan dilakukan rilis,” kata Artono, Selasa (9/6)
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menemukan bahwa aksi kejahatan yang dilakukan INW tidak hanya menyasar ternak sapi di Kecamatan Abang. Pelaku juga diduga terlibat dalam pencurian di dua lokasi berbeda di Kecamatan Kubu.
Kasus pertama terjadi di proyek pembangunan Kantor Desa Baturinggit. Di lokasi itu, pelaku diduga mengambil tiga roll kabel dan 16 dus keramik yang telah disiapkan untuk pembangunan kantor desa. Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp4,5 juta.
Sementara itu, aksi pencurian lainnya terjadi di Desa Tulamben. Pelaku diduga membawa kabur dua ekor babi milik Ni Nyoman Santi pada dini hari. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp3 juta.
Hasil penjualan barang dan ternak curian itu disebut digunakan pelaku untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Pelakunya sama satu orang, untuk detailnya nanti saat rilis,” ujar Artono.
Sebelumnya, kasus pencurian sapi menjadi perhatian masyarakat Karangasem setelah empat ekor sapi milik warga di Kecamatan Abang dilaporkan hilang dalam kurun waktu sepekan. Dua di antaranya diketahui sedang dalam kondisi bunting.
Polres Karangasem menerima sedikitnya dua laporan resmi terkait kehilangan ternak tersebut, masing-masing berasal dari Desa Ababi dan Desa Datah, Kecamatan Abang.
Dengan tertangkapnya INW, polisi berharap keresahan masyarakat dapat mereda. Namun demikian, penyidik masih terus mengembangkan kasus guna memastikan kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun keterlibatan pihak lain dalam rangkaian aksi pencurian tersebut. (tio/bfn)
