Mobil Dinas Ketua DPRD Karangasem Terbakar, Muncul Dugaan Sabotese

mobil-dinas-ketua-dprd-karangasem-terbakar-muncul-dugaan-sabotese
Polisi memasang police line di gharase mobil dinas Ketua DPRD Karangasem, yang terbakar, Sabtu (30/12/2023)
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com– Mobil Dinas Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, terbakar di garasi  rumahnya yang terletak di Lingkungan Juuk Manis, Kelurahan Karangasem, Sabtu (30/12/2023) siang. 

Belum diketahui secara pasti penyebab terbakarnya mobil Dinas berplat DK 3 S itu. Ada dugaan kabarakaan disebabkan  terjadinya korslet arus listrik pada mobil tersebut. 

Bukan itu saja, kebakaran mobil dinas Ketua DPRD Karangasem yang sudah satu minggu berdiam (parkir) di garasi, memunculkan dugaan adanya sabotase dibalik terjadinya musibah itu.  Terhadap beragam dugaan ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman. 

Kebakaran tersebut   membuat bagian depan mobil seperti seperti mesin, bemper, dan lainnya hancur. Kedua ban depan dan kaca  depan mobil pecah.  Kerusakan juga terjadi pada bagian dashboard dan  setir mobil. Kebakaran  saat rumah tidak berpenghuni. Saat kejadian pemilik rumah sedang  keluar rumah melakukan persembahyangan  Tumpek Landep.

Informasi yang dihimpun, menyebutkan, kebakaran mobil Dinas Ketua DPRD Karangasem, pertama kali dilihat seorang pengendara yang melintas  di ruas jalan depan kediaman Suastika. Kebakaran tersebut lantas disampaikan kepada  salah seorang penjaga warung yang berada di timur rumah korban. Selanjutnya oleh warga musibah kebakaran itu  dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dinas Damkar). 

Tak berselang lama dari laporan itu, personil Damkartan Karangasem tiba di lokasi dengan membawa dua unit armada. Tak sampai satu jam, api berhasil dipadamkan, namun mesin mobil tidak bisa diselamatkan karena  hangus terbakar 

Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, ditemui di kediamannya, mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab  penyebab munculnya api  pada mobil dinasnya itu. 

“Tadi saya bersama keluarga sedang ada acara keluar. Saya  baru tahu mobil dinas terbakar   setelah di telepon  dari tetangga,” ucap Suastika. 

Suastika mengatakan, mobil dinas nya itu sudah lama tidak tidak digunakan. Bahkan terakhir mobil dihidupkan sekitar dua hari lalu. “Mobil ini  baru digunakan saat ada acara resmi. Kami tidak mau berspekulasi apakah ini murni kebakaran atau ada indikator lain. Saat ini kami sudah menyerahkan penanganan kejadian ini kepada pihak kepolisian,” jelas Suastika. 

Suastika menambahkan, terhadap perbaikan mobil yang rusak karena terbakar  akan dikoordinasikan dengan pihak Sekretariat Dewan. “Kerugiannya masih dihitung. Selain bagian depan mobil yang hangus, Rak sepatu dan kanopi garasi mobil  juga terbakar,” pungkasnya. (tio/bfn)