Musim Kemarau, Petani Baturinggit Kembali Memproduksi Garam

musim-kemarau-petani-baturinggit-kembali-memproduksi-garam
Foto: Para petani garam Rakyat Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem kembali memproduksi garam.

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Musim kemarau tiba, petani garam rakyat Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem kembali memproduksi garam. Hal itu diungkapkan Ketua Kelompok Petani Garam Rakyat Desa Baturinggit, Kubu, Karangasem, I Made Raka Yasa, Senin (26/6).

Raka Yasa, mengatakan, petani garam yang tergabung dalam Kelompok Rakyat Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu sebanyak 11 orang dan sudah memproduksi garam sejak sejak bulan Mei lalu.

“Kami kembali memproduksi garam karena saat ini sedang musim kemarau. Sebelumnya musim hujan dan sulit bisa memproduksi garam,” ucapnya.

Menurut Raka Yasa, setiap minggu petani mampu memproduksi garam kurang lebih sekitar 1,5 ton. Garam hasil produksi yang dihasilkan ini dijual kepada tengkulak yang mencari langsung ke lokasi produksi.
“Sama tengkulak kami jual Rp 10 ribu per kilogram, sedangkan harga eceran per kilonya kami jual Rp 12 ribu,” terangnya.

Terpisah, Perbekel Desa Baturinggit, I Gede Putu Telantik, mengatakan, garam yang dihasilkan petani nantinya akan ditampung dan dipasarkan lewat BUMDes. Kedepan, kami juga berencana menjalin kerjasama dengan PT Sentosa Eka Perdana Prima untuk memasarkan garam milik petani garam Baturinggit ini.

“Untuk kerjasama dengan PT Sentosa Eka Perdana, saat ini kami baru tahap komunikasi saja, mudah-mudahan komunikasi yang kami lakukan bisa direspon dengan baik,”ungkap Telantik. (tio/bfn)

 

Exit mobile version