Pantengi Pergerakan Politik Uang, Bawaslu Gelar Patroli Desa

pantengi-pergerakan-politik-uang-bawaslu-gelar-patroli-desa
I Nengah Putu Suardika, Ketua Bawaslu Karangasem
banner 120x600

KARANGASEM Bali Factual News–Isu money politik jelang pencoblosan Pemilu 2024, mangkin santer beredar di Karangasem. Politik uang dalam mendongkrak suara pemilih pergerakannya semakin masif dimainkan para caleg, yang rata-rata menggunakan sistem paket, yakni satu suara caleg DPRD Kabupaten dan satu Caleg Provinsi dengan mahar Rp 500 ribu. 

Kasak kusuk beredar, para caleg sudah memainkan peluru politiknya sejak H-7 pencoblosan ada juga yang memainkan H-5 pencoblosan. Broker politik uang juga sudah semakin gentayangan. Pasalnya dukungan KTP yang mereka kumpulkan  sejak beberapa bulan lalu, kini harus ditebus dengan mahar Rp 300 ribu untuk caleg Kabupaten. 

Mencegah indikasi semakin masifnya pergerakan politik uang tersebut, Bawaslu Karangasem makin gencar melakukan patroli dengan menyasar desa-desa yang dinilai rawan permainan politik kotor  tersebut. 

“Kami sudah membentuk tim untuk melakukan patroli ke desa-desa.  Ini dilakukan guna mencegah terjadinya  permainan politik uang  di saat masa tenang. Selama patroli kami libatkan Panwascam dan PKD,” kata Ketua Bawaslu Karangasem, I Nengah Putu Suardika, Senin (12/2/2024)

Selain memantengi pergerakan politik uang, kata Suardika, selama masa tenang, pihaknya juga menghimbau para caleg  untuk tidak melakukan kampanye tatap muka, di media massa, maupun yang lainnya.  Memastikan logistik Pemilu disalurkan dengan baik, Bawaslu Karangasem juga  melakukan patroli pendistribusian logistik  ke desa-desa. 

“Pengawasan TPS yang ada di desa juga kami perketat. Ini kami lakukan untuk menghindari terjadinya kecurangan Pemilu pada 24 Februari nanti,” tandasnya. (tio/bfn)