KARANGASEM, Balifactualnews.com—Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di Sal Gangga, RSUD Karangasem dikabarkan meninggal dunia. Saat ini jenazah pasien masih dititipkan di ruang jenazah rumah sakit setempat.
Informasi yang dihimpun, Senin (6/7/20) menyebutkan, pasien asal Banjar Dinas Ujung Tengah, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem itu, berusia 50 tahun dengan jenis kelamin laki-laki.
Pasien sendiri masuk RSUD Karangasem tanggal 27 Juni 2020 lalu dengan gangguan ginjal dan paru. Sepekan menjalani perawatan di rumah sakit milik Pemkab Karangasem itu, tepatnya pada tanggal 3 Juli 2020 pasien dikabarkan meninggal dunia. Saat dilakukan test Swab, pasien dinyatakan positif Covid-19.
“Saat ini jenazah korban masih dititipkan di kamar jenazah, rencananya Selasa (7/7/20) besok akan dikremasi di setra adat Desa Tumbu, dengan protokol penanganan Covid-19,” kata sumber berkompeten media ini.
Direktur RSUD Karangasem dr I Wayan Suardana, saat dikonfirmasi juga mengakui hal itu. Hanya saja pihaknya tidak mau memberikan keterangan terkait kematian korban akibat Virus Corona.
“Pasien masih dititipkan di ruang jenazah. Pasien juga sudah dibungkus plastik tiga lapis, sesuai protokol penanganan korban meninggal karena covid,” ucapnya.
Pria asal Klungkung ini berusaha untuk menutupi kasus pasien meninggal karena postif corona . Padahal hasil Swab yang ada, sudah menyebar di jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karangasem.
“Intinya, masyarakat Tumbu tidak usah panik , penanganan pasien meninggal ini sudah dilakukan sesuai protokol kesehatan yang ada,” ucapnya.
Pernyataan dr Suardana itu, seakan membenarkan kalau pasien adalah meninggal karena terpapar Virus Corona, namun dia tetap tidak mau membukanya. “Coba kasih tahu namanya, biar kita lebih mudah untuk membuka datanya,” kelitnya lagi.
Sementara itu, Camat Karangasem, Cokorda Alit Surya Prabawa dikonfirmasi pagi tadi juga mengakui hal itu. “Saat ini kita bersama Pak Danramil dan Pak Kapolsek sedang mengkoordinasikan hal ini dengan pihak Desa Adat dan Desa Tumbu untuk proses pemakaman korban lebih lanjut. Rencananya jenazah almarhum akan dikremasi besok,” pungkasnya. (tio/son/bfn)
