Utama  

Pekerja Migran Indonesia Berkeliaran di Karangasem, Kapolres Ambil Langkah Cepat Antisipasi

CEGAH DINI-Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini SIK.MM.Tr, menginstruksikan personilnya di bawah untuk melakukan pendataan yang akurat terhadap pekerja migran indonesia asal Karangasem yang baru pulang dari luar negeri. (foto: tio)

KARANGASEM Balifactualnews.com — Para pekerja migran Indonesia asal Karangasem yang baru pulang dari luar negeri beberapa diantaranya ditemukan berkeliaran di jalan. Kondisi tersebut membuat resah warga  masyarakat. Selain di selat Pekerja Migran asal Karangasem yang sudah pulang itu juga ada di wilayah Kecamatan Selat.

Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini SIK.MM.Tr, saat dikonfirmasi, Minggu (22/3/20),  mengakui hal itu. Saat ini pihaknya sedang melakukan mapping terhadap kepulangan para pekerja migran tersebut.

“Infonya  para pekerja migran itu ada yang baru datang dari Italia dan Turki.  Kita masih kumpulkan  semua data dulu biar akurat.  Saya juga sudah instruksi personil di bawah dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Dinas Tenaga Kerja) untuk secepatnya melakukan langkah antisipasi dan melakukan sosialisasi ke masyarakat,” ucap perwira melati dua di pundak asal Desa Lembeng, Sukawati Gianyar itu.

Sementara itu, dari data yang dihimpun menyebutkan, sedikitnya ada  342 orang pekerja migran asal Karangasem bekerja di di Kapal Pesiar, dari jumlah itu  125 orang bekerja di Kapal Pesiar dengan tujuan Italia. Sisanya ada yang bekerja di Turki sebagai Spa di Rusia dan ada yang ke Maldive.

Informasi yang dihimpun, beberapa pekerja migran asal Karangasem yang bekerja di Kapal Pesiar dengan tujuan Italia sudah  dipulangkan. Bahkan bahkan sudah berada di rumah masing-masing dan luput dari pemantauan petugas.

Di Kecamatan, pemangku kebijakan disana mulai dari Kepala Desa, Camat, Kapolsek dan Puskesmas Selat sudah melakukan langkah-langkah. Salah satunya dengan mendata masyarakat  yang bekerja di luar negeri (Kapal Pesiar). Dari pendataan yang dilakukan, di ketahui di Desa Duda Utara tercatat ada 3 orang pekerja migran yang sudah pulang, Duda Timur  baru ditemukan dua orang pekerja migran  yang sudah  pulang.

“Pendataan masih terus kita lakukan, saat ini baru di dua desa yang kita temukan ada pekerja migran yang baru pulang dari luar negeri. Temuan ini langsung kita masukan  orang dalam pemantauan,” kata Kepala Puskesmas Selat dr Lanang Udiyana.

Di pihak lain, Perbekel Duda Utara, I Wayan Suarman mengatakan, warga yang datang dari luar negeri itu berani keliaran di luar rumah, karena sebelumnya sudah di cek kesehatannya di Bandara Ngurah Rai.

“Kita sudah temui warga bersangkutan,  ketiganya mengaku bahwa kesehatannya bagus setelah  melakukan cek kesehatan di Bandara Ngurah Rai,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Amerta Bhuana, I Wayan Suara mengatakan, dibalik kepulangan  pekerja migran asal yang dipulangkan dari tempatnya bekerja, membuat pihaknya terus melakukan penelusuran terhadap warga yang bekerja di luar negeri, khususnya di Kapal Pesiar.  Dari penelusuran, belum ada satu pun warganya yang bekerja di luar negeri pulang ke rumah masing-masing.

“Kita masih terus  melakukan pengecekan warga sesuai instruksi  pak camat dan pemangku kepentingan lainnya,” ucap Suara.  (tio/son/bfn)

 

Exit mobile version