Penyebrangan Fast Boat Masih Buka Tutup

penyebrangan-fast-boat-masih-buka-tutup
Foto: Fast Boat di Dermaga Rakyat Padangbai

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai, Karangasem, masih memberlakukan penyebrangan fast boat dari Dermaga Rakyat Padangbai ke Gili Trawangan, NTB secara buka tutup. Itu dilakukan karena kondisi cuaca di tengah laut masih belum bersahabat.

Kepala KSOP Padangbai, Sentot Ismu Kuncoro, mengatakan, pemberlakuan buka tutup penyebrangan fast boat menuju Gili Trawangan berlangsung mulai siang hingga sore hari. “Trip penyeberangan fast boat masih buka tutup. Cuaca di tengah laut tidak bersahabat. Angin bertiup kencang dan gelombang tinggi masih terjadi sejak beberapa hari terakhir,” ungkap Sentot Ismu Kuncoro, dikonfirmasi Selasa (11/7).

Dikatakan, pagi hari penyebrangan fast boat masih tetap beroperasi seperti biasa. Namun saat siang hingga sore hari untuk sementara penyeberangan dilakukan buka tutup yang sudah berlangsung sejak 7 Juli sampai saat ini.

“Cuaca pagi hari sangat bersahabat. Penyebrangan tetap dilakukan seperti biasanya. Cuaca Selat Lombok bagian utara kecepatan angin 6 – 25 knot. Sedangkan gelombang 1.25 sampai 2.5 meter dan masuk kategori sedang. Sedangkan untuk Selat Lombok Selatan kecepatan angin 6 – 20, gelombang kategori tinggi” ungkap Sentot Kuncoro.
Dikatakan, trip penyebrangan fast boat saat pagi mencapai 15 trip. Rinciannya, sebanyak 13 trip dari Padangbai ke Gili Trawangan, 1 trip dari Padangbai ke Senggigi, dan 1 trip dari Padangbai menuju Nusa Penida.

“Jumlah penumpang fast boat yang menyebrang dari Dermaga Rakyat Padangbai ke Gili Trawangan grafiknya naik. Per hari bisa capai angka sekitar 1.200 sampai 1.500 orang. Jumlah penumpang ini didominasi wisatawan mancanegara,” terang Sentot, seraya menambahkan, bahwa wisatawan masuk Bali lewat Padangbai menggunakan fast boat jumlahnya juga tinggi. (tio/bfn)