BADUNG, Balifactualnews.com – Belum jelasnya kapan dan dimana dihelatnya pra-PON Bali cabang olahraga (cabor) kickboxing, kini Pengprov KBI Bali memilih menanti kepastian tersebut. Meski demikian KBI Bali telah mempersiapkan para atlet kickboxing melalui tahapan-tahapan seperti seleksi.
Diakui Humas KBI Bali yang juga Ketua Umum Pengkab KBI Bali Kalvataru Monowijaya, kemungkinan besar pada akhir Juli 2023 ini akan diumumkan atau dirilis soal kepastian pra-PON tersebut dari PB KBI.
“KBI Bali memang masih menunggu kepastian itu karena itu penting persiapan kami di Bali. Kabarnya memang kalau soal nomor ada sekitar 20 nomor yang akan dipertandingkan baik putra maupun putri. Jadi lebih baik kami tunggu saja secara resmi dirilisnya pra-PON itu sehingga tidak berspekulasi,” kata Kalvatru Monowijaya di Badung, Kamis (13/7/2023).
Pra-PON memang belum jelas namun tambahnya, KBI Bali suah melakukan seleksi tahap I yang digelar pada Mei 2023 lalu dan rencananya seleksi tahap II akan dilaksanakan dalam bentuk Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pada Agustus atau paling lambat awal September 2023.
“Kami juga masih belum bisa tentukan atlet kickboxing pra-PON Bali karena disamping belum ada kepastian pra-PON juga berapa kuota yang diberikan. Kalau sementara ini ancang-ancang KBI Bali sekitar 10 atlet kickboxing yang akan dikirim nantinya,” tegas Kalvataru.
Sementara ini sebelum seleksi tahap II digelar para kickboxer masih latihan di Pengkab/Pengkot KBI di Bali maupun di klub atau perguruan masing-masing, sampai nanti akhirnya dipanggil untuk seleksi tahap II.
Lantas dari daerah mana rival kuat bagi Bali ? Kalvataru menyebutkan yakni salah satu tuan rumah PON 2024 yakni Sumatera Utara, Jawa Timur dan Jawa Tengah. “Kalau provinsi lain saya rasa Bali masih bisalah memberikan perlawanan terbaiknya,” pungkas Kalvataru. (ena/bfn)













