Presentasikan Tatanan Era Baru, ASITA Bali Jajal Obyek Wisata di Karangasem

Foto : Istimewa. Delegasi ASITA Bali Road Show di Kabupaten Karangasem. (lokasi foto, Tenganan Pegringsingan).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Dalam rangkaian mempresentasikan Tatanan New Normal atau Era Baru, Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies ( ASITA ) Bali melaksanakan Road show selama dua hari dimulai pada Jumat(28/8/20) di Kabupaten Karangasem.

Dalam Road show kali ini rombongan dari ASITA Bali yang dipimpin oleh Ratna N Eka Soebrata didampingi Ketua BPPD/PHRI/IHGMA Karangasem I Wayan Kariasa dan Plt. Kadispar Karangasem Drs I Putu Arnawa, Msi  berkesempatan menjajal obyek obyek wisata ternama di wilayah bumi tanah aron ini.

Diawali dengan memaparkan potensi pariwisata Karangasem dengan Tofography nya yang terdiri dari perpaduan pegunungan dan laut sangat sesuai dengan konsep Nyegara Gunung dan merupakan potensi besar di segmen wisata spiritual yang sudah dikenal di seantero dunia.

Dari Hotel Ramayana Candidasa rombongan diajak berkeliling menuju Danau Yeh Malet di desa Manggis,  kemudian menuju Taman Harmoni Bali Bukit Asah di desa Bugbug, Taman Soekasada Ujung, selanjutnya rehat sejenak dan makan siang di Porkdarwis Desa Tumbu.

Perjalanan dilanjutkan menuju ke Samsara Living Museum di Jungutan Bebandem, menjelang sore rombongan yang semakin menikmati perjalan inipun disuguhi keindahan mentari yang akan beranjak pulang. Sunset di Gate Of Heaven (Lempuyang) begitu memukau, benar benar menghipnotis peserta road show yang bagaikan berada di pintu Surga.

Museum Lontar Dukuh Penaban adalah tujuan selanjutnya dan berakhir sejenak di Puri Agung Karangasem. Rombongan yang masih terpukau dengan indahnya alam Karangasem, kemudian disuguhkan jamuan Gala Dinner ala kerajaan di Bale Kambang yang telah di tata apik oleh Para Penglingsir Puri Agung Karangasem. Sambil menikmati sajian, para delegasi ASITA Bali dihibur dengan tampilan beberapa tarian kreasi di iringi musik Klenting yang merdu semakin membuat suasana terasa dijaman kerajaan. Setelah itu mereka menuju ke Hotel Ramayana Candidasa untuk menginap semalam.

Pada hari Sabtu(29/8/20) road show dilanjutkan menuju Desa Tenganan Pengringsingan. Dari desa Bali Aga ini rombongan berkesempatan pula menjajal jalur trekking dari Tenganan Menuju ke Penglukatan Sapta Gangga di Desa Timbrah. Menempuh perjalanan sekitar 3 jam peserta lagi lagi disuguhi panorama yang indah disepanjang perjalanan.

Baca juga : Bergotong Royong  Bangun Museum Lontar, Desa Adat Dukuh Penaban Dapat Penghargaan  MURI

Beranjak siang, rombongan yang terdiri dari 30 Travel Agent ini dijamu Lunch time di Lezat Beach Restaurant Candidasa, restaurant yang selama ini menjadi salah satu favorit wisatawan setiap berkunjung ke Karangasem. Setelah itu pihak ASITA Bali memberikan evaluasi terkait perjalanan dan pengalaman dalam Road Show kali ini.

Dalam evaluasinya ASITA Bali menyampaikan kekagumannya akan keindahan alam Karangasem, dan paket paket yang ditawarkan pun beragam dan menarik. Ratna Soebrata pimpinan delegasi juga menyampaikan ada beberapa catatan yang harus lebih diperhatikan kebersihannya.

“Perjalanan dan inovasi yang sangat bagus. Di Yeh Malet perlu lebih dijaga kebersihannya dan penataan warung-warung yang rapi. Jualannya supaya lebih Variative dan Inovatif sehingga masyarakat dan wisatawan bisa menikmati keindangan Karangasem dengan makanan ciri khasnya,” sebutnya.

“Untuk di Danau Yeh Malet juga diperlukan revitalisasi untuk bisa di fungsikan menjadi daya tarik wisata yang mana lingkungannya sangat indah dan di kelilingi perbukitan sehingga bisa dipergunakan untuk spot baru kedepannya,” imbuh Ratna menambahkan.

Diungkapkan pula oleh Ratna N Eka Soebrata yang merupakan Kabid Humas dan Litbang ASITA Bali, jalur Trekking juga perlu diperhatikan kebersihannya, karena sampah plastic masih menjadi kendala. Untuk itu diperlukan edukasi terhadap masyarakat terkait penanganan sampah plastik.

“Kalau di destinasi lain semuanya sangat indah dan perkembangannya luar biasa untuk Karangasem, apalagi makan malam di Puri Agung Karangasem sangat luar biasa sehingga bisa dijadikan salah satu edit value para wisatawan yang berkunjung. Selain itu perlu juga menambahkan atraksi dan hiburan kepada wisatawan seperti tarian-tarian pada sore atau malam hari sehingga Karangasem lebih atraktif dan disenangi wisatawan, Ratna menambahkan.

Pada kesempatan evaluasi itu  Plt, Kadis Pariwisata Kabupaten Karangasem Drs I Putu Arnawa bersama Ketua BPPD/ PHRI I Wayan Kariasa sangat bangga bisa menemani rombongan dari awal sampai akhir. Menurutnya evaluasi dan koreksi ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki dan membenahi Pariwisata Karangasem untuk menjadi lebih baik. Dan ia (Arnawa-red) sangat berharap kepada ASITA Bali agar bisa mempromosikan Karangasem ke seluruh Dunia dan mengajak wisatawannya ke Karangasem.

“Kami andaikan seekor merpati, kepala merpati itu adalah ASITA, BPPD dan PHRI itu adalah sayapnya dan ekornya itu adalah kami di pemerintah daerah yang akan terus mendorong dan mengikuti kepala serta kepakan sayapnya kemanapun terbang,’ ujarnya.

Sementara itu, Ketua BPPD/PHRI kabupaten Karangasem I Wayan Kariasa juga sangat bangga atas Road Show ASITA Bali ke Karangasem, yang selama dua hari telah bersedia meluangkan waktunya untuk berkeliling ke objek wisata serta hotel maupun restoran di wilayah Karangasem.

Baca juga : Dari Taman Keabadian Lembah Putih, Putri Koster ingin Ciptakan Bahan Baku Dupa dan Parfum dari Bunga Edelweis

Untuk itu Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Karangasem mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem, Hotel Ramayana Candidasa, dan pihak-pihak yang telah ikut menyukseskan acara Fantrip ASITA Bali untuk memperkenalkan Kepariwisataan Kabupaten Karangasem. Kariasa juga mengajak para anggota PHRI, objek-obyek wisata serta para pengusaha Pariwisata di Karangasem untuk melakukan Sertifikasi Tatanan Kehidupan Era Baru guna memastikan kepada wisatawan bahwa telah terpenuhinya protap kesehatan di tengah Pandemi Covid 19 ini. Sehingga dalam situasi Pandemi ini bersama menjaga dan memajukan pariwisata yang berkualitas untuk Karangasem dan Bali pada umumnya.

Diakhir acara diserahkan Sertifikat Tatanan Era Baru kepada beberapa DTW diantaranya, Penglukatan Saptagangga, Tenganan Pengringsingan, Hotel Bali Palm Beach Resort, Blue Lagoon eco Resort, Nirwana Resort Candidasa, Relax Beach Resort, Alam Batu Beach Bungalow dan Lotus Bungalow Candidasa serta Droom Villa Tumbu.(ger/bfn)

Exit mobile version