Ratusan Siswa TK Meriahkan Pawai Ogoh-Ogoh di Karangasem Jelang Nyepi

ratusan-siswa-tk-meriahkan-pawai-ogoh-ogoh-di-karangasem-jelang-nyepi
Semarak perayaan Hari Raya Nyepi mulai terasa di Kabupaten Karangasem. Ratusan siswa taman kanak-kanak (TK) mengikuti pawai ogoh-ogoh yang berlangsung meriah pada Kamis (12/3/2026).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Semarak perayaan Hari Raya Nyepi mulai terasa di Kabupaten Karangasem. Ratusan siswa taman kanak-kanak (TK) mengikuti pawai ogoh-ogoh yang berlangsung meriah pada Kamis (12/3/2026).

Kegiatan yang diikuti anak-anak dari berbagai sekolah TK tersebut mengambil rute dari Taman Jagat Karana menuju GOR Gunung Agung, Amlapura. Sejak awal kegiatan, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara dengan mengenakan berbagai kostum bernuansa budaya Bali.

Didampingi orang tua dan guru, para siswa menampilkan beragam ogoh-ogoh dengan tema yang kreatif dan menarik. Sebelum memulai pawai, masing-masing kelompok peserta terlebih dahulu memperagakan atraksi di area start yang berhasil menghibur masyarakat dan tamu undangan yang hadir.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, yang hadir menyaksikan kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pawai ogoh-ogoh anak-anak. Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki nilai edukatif karena mampu menumbuhkan kreativitas, keberanian, dan rasa percaya diri sejak usia dini.

Selain menjadi sarana pengembangan karakter anak, pawai ogoh-ogoh juga dinilai efektif untuk memperkenalkan tradisi dan budaya Bali kepada generasi muda sejak dini.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak dapat lebih mengenal tradisi dan budaya yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Par.

Tahun ini, pawai ogoh-ogoh tingkat TK diikuti peserta dari enam kecamatan di Kabupaten Karangasem. Sementara dua kecamatan lainnya tidak turut ambil bagian karena sebelumnya telah menyelenggarakan kegiatan serupa secara mandiri di wilayah masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap pada pelaksanaan berikutnya seluruh kecamatan dapat bergabung dalam satu kegiatan bersama sehingga kemeriahan dan semangat pelestarian budaya dapat dirasakan lebih luas.

Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Karangasem, Dewa Ayu Anom Pratiwi, menjelaskan bahwa seluruh ogoh-ogoh yang ditampilkan dalam pawai dibuat secara mandiri oleh orang tua siswa bersama keluarga masing-masing.

Menurutnya, pihak panitia secara khusus mengimbau peserta agar tidak membeli ogoh-ogoh jadi, melainkan membuatnya sendiri sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan kebersamaan dalam keluarga.

“Kami mengarahkan seluruh peserta untuk membuat sendiri ogoh-ogoh yang akan ditampilkan. Selain melibatkan keluarga, hasil karya yang ditampilkan juga sangat kreatif dan membanggakan,” katanya.

IGTKI Karangasem berharap pawai ogoh-ogoh anak-anak dapat terus menjadi agenda rutin setiap tahun. Selain melestarikan budaya Bali, kegiatan tersebut diharapkan mampu menanamkan pemahaman kepada anak-anak mengenai nilai, filosofi, dan proses kreatif di balik tradisi ogoh-ogoh menjelang Hari Raya Nyepi. (ger/bfn)

Exit mobile version