KARANGASEM, Balifactualnews.com – Ratusan warga dari berbagai desa di Kecamatan Manggis, Karangasem, memadati sebuah Balai Banjar yang ada di Desa Pasedahan, untuk mengikuti kegiatan reses anggota DPRD Karangasem Dapil III, I Nyoman Sumadi, Selasa (5/8) .
Mereka berkumpul untuk menyampaikan aspirasi dan harapan kepada wakil rakyat yang dipilih untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Dengan antusiasme yang tinggi, warga berharap agar suara mereka didengar dan diperjuangkan oleh Sumadi.
Kegiatan reses ini dihadiri oleh sekitar 250 peserta, terdiri dari tokoh masyarakat, kalangan pemuda, hingga kaum perempuan.
Berbagai aspirasi masyarakat disampaikan dalam kesempatan itu, mulai dari perbaikan ruas jalan Pesangkan–Ketug, Manggis–Selumbung, hingga jalur Depo Manggis, Banjar Seraya–Antiga. Warga juga mengeluhkan minimnya lampu penerangan jalan di jalur Apit Yeh–Selumbung, serta mengusulkan program bedah rumah dan rehabilitasi rumah tak layak huni.
Warga berharap agar aspirasi mereka dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan DPRD untuk ditindaklanjuti.
Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan mendesak di bidang pendidikan, termasuk bantuan perangkat teknologi seperti chromebook dan laptop, serta perbaikan dan pembangunan fasilitas sekolah seperti ruang kelas dan laboratorium, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah mereka.
Menanggapi aspirasi masyarakat, Sumadi menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan dan mengawal usulan-usulan tersebut hingga terealisasi. Ia juga memberikan update terkait beberapa usulan yang telah disetujui dan sedang dalam proses pencairan, serta beberapa lainnya yang masih dalam tahap verifikasi untuk segera direalisasikan.
Dihadapan masyarakat yang hadir dalam reses pada masa persidangan III tahun sidang 2024-2025 ini, Sumadi menjelaskan bahwa prioritas anggaran pemerintah daerah saat ini masih terfokus pada program penuntasan krisis air bersih di Karangasem, yang merupakan salah satu komitmen utama Bupati Karangasem dengan target penyelesaian dalam dua tahun ke depan.
“Kebutuhan air bersih sangat mendesak di banyak wilayah, sehingga prioritas anggaran diarahkan ke sana, namun kami juga tetap memperjuangkan aspirasi masyarakat,” kata Sumadi. (tio/bfn)













