Sarang Lebah Dinding Ai Seberat 5kg Berhasil di Evakuasi

Pawang lebah I Komang Tri Udiana (Oren) dari dusun Amerta Bhuana setelah berhasil mengevakuasi sarang nyawan (lebah) Dinding dengan berat sekitar 5kg pada Selasa(11/1/21).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Evakuasi sarang nyawan (lebah) di kebun milik I Komang Sudiarta asal Dusun Muntig Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangaem, akhirnya berhasil dilakukan bersama pawang tawon desa setempat, bernama  I Komang Tri Udiana atau biasa dipanggil (Oren).

Menurut Perbekel Amerta Bhuana Wayan Suara Arsana, setelah mendapat laporan dari pemilik lahan, bahwa ada warga bernama Komang Gede yang tadi pagi sedang menyabit rumput di kebun disengat gerombolan lebah ganas tersebut sampai dilarikan ke Puskesmas, kemudian ia meneruskan laporan itu ke pihak Damkar Karangasem untuk mendapatkan penanganan, serta menghimbau warga agar tidak melewati jalan dekat gerombolan lebah itu bersarang.

Selain menginformasikan kepada pihak Damkar, Suara Arsana juga langsung mengontak Pawang Lebah  yang ada di desanya, sekaligus mengecek lokasi bersarangnya Lebah Dinding Ai yang nama latinnya (Apis Cerana). Pada Pukul 13.00 Wita proses pengusiran lebah dimulai dengan menggunakan asap. Karena nyawan (Lebah) tidak tahan dengan asap, gerombolan lebah tersebut kemudian meninggalkan sarangnya.

“Setelah gerombolan lebah pergi dan sarangnya kosong, sarang lebah nempel di pohon nangka setinggi 5 meter di tengah kebun salak dengan berat sekitar 5 kg,” terangSuara Arsana saat dikonfirmasi Senin (11/1/21).

Lebih lanjut dijelaskannya, sengatan gerombolan lebah ini memang sangat berbahaya “Pengalaman setahun lalu di Amerta Bhuana 6 orang meninggal akibat diserang lebah jenis ini, untuk itu apabila ada masyarakat yang menemukan sarang lebah yang bisa membahayakan, agar segera melaporkan,” pungkasnya. (ger/bfn)

Exit mobile version