Sejak Kecil Merantau, Korban Tajen di Denpasar Dimakamkan di Karangasem

sejak-kecil-merantau-korban-tajen-di-denpasar-dimakamkan-di-karangasem
Prosesi pemakaman I Nengah Sudana (50) di Setra Desa Adat Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem.

KARANGASEM, Balifactualnews.com – I Nengah Sudana (50), korban meninggal dalam insiden tajen di Abian Tubuh, Denpasar, dimakamkan di kampung halamannya di Desa Adat Antiga, Karangasem, pada Senin (28/7).

Sudana yang merupakan warga Banjar Dinas Bengkel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, telah lama merantau ke Denpasar dan menetap di sana sejak kecil. Meskipun telah menjadi warga Denpasar secara administratif, Sudana dan keluarganya masih memiliki hubungan erat dengan kampung halamannya dan sering pulang ke Banjar Bengkel, terutama saat ada upacara piodalan.

Kelian Banjar Dinas Bengkel, Ketut Darma, mengenang Sudana sebagai warga yang aktif dalam kegiatan keagamaan di kampung halamannya meskipun sudah lama tinggal di Denpasar. Darma mengenal Sudana karena mereka tergabung dalam satu komunitas pura, meskipun hubungan mereka tidak terlalu intensif.

“Almarhum sejak kecil sudah di Denpasar. Kalau secara administratif (kedinasan), almarhum sudah warga Denpasar,” I Ketut Darma, Senin (28/7).

Sudana meninggalkan seorang istri dan tiga anaknya setelah meninggal akibat terkena taji di arena tajen. Prosesi pemakaman dilakukan oleh pihak keluarga pada Senin siang, sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi almarhum.

“Almarhum dan keluarga biasanya pulang kampung saat piodalan. Saya kenal karena memang satu pura dengan beliau, tapi tidak akrab sekali. Karena beliau memang warga rantau,” jelasnya. (tio/bfn)