Sekolah Rakyat Hadir di Kubu, Wabup Pandu: ini Investasi Masa Depan Rakyat Kecil

sekolah-rakyat-hadir-di-kubu-wabup-pandu-ini-investasi-masa-depan-rakyat-kecil
Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster saat peletakan batu pertama pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, beberapa waktu lalu.

KARANGASEM, Balifactualnews.com — Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa, menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, merupakan tonggak penting dalam membuka akses pendidikan yang adil bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Karangasem, khususnya wilayah Bali Timur.

“Pembangunan Sekolah Rakyat di Tulamben menjadi harapan besar bagi masyarakat Karangasem. Ini bukan hanya tentang membangun gedung, tetapi membangun masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka memiliki kesempatan yang setara untuk maju,” ujar Wabup Pandu, dikonfirmasi, Minggu (28/12)

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap kelompok masyarakat rentan, sekaligus langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Wabup Pandu menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karangasem untuk mendukung penuh keberhasilan program tersebut, baik melalui koordinasi lintas perangkat daerah maupun penguatan dukungan sosial di tingkat masyarakat.

“Kami di daerah siap bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Kami akan memastikan program ini tepat sasaran, berjalan berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Bali yang memilih Kecamatan Kubu sebagai lokasi Sekolah Rakyat, mengingat wilayah tersebut masih menghadapi tantangan sosial dan ekonomi yang cukup kompleks.

Sekadar diketahui, peletakan batu pertama Sekolah Eakyat di Tulamben dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster, Selasa (22/12). Pada kesempatan itu Koster menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan kebijakan strategis yang berpihak pada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, serta ditargetkan rampung secara fisik pada akhir Juni agar dapat mulai beroperasi pada Juli mendatang.

“Pembangunan Sekolah Rakyat di Tulamben dirancang dengan konsep pendidikan khusus berbasis asrama, tidak hanya bagi peserta didik, tetapi juga tenaga pendidik, guna memastikan proses pembelajaran berlangsung optimal dan berkesinambungan,” ucap Koster.

Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Bali di Karangasem, sekaligus menjadi simbol kuat kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam menghadirkan pendidikan yang berkeadilan dan berorientasi pada masa depan generasi Bali Timur. (tio/bfn)

Exit mobile version