Utama  

Selfie, Warga India Terseret Ombak Pantai Nusa Penida

________________________________________________________________________________

KLUNGKUNG – Seorang warga India bernama Kausal Aditia (23), terseret ombak pantai Jungut Batu, Nusa Penida, Klungkung, Selasa (7/5/19) sekitar pukul 12.23 Wita, siang tadi.

Korban terhempas setelah sebelumnya selfie (berfotoria) di atas tebing wisata Dream Beach Nusa Lembongan bersama temannya Agrawal Kshitiz (24) juga warga India.

Argawal selamat dari gulungan ombak sementara Kausal sampai saat ini masih dalam pencarian Tim SAR Denpasar. Informasi yang dihimpun menyebutkan, siang itu sekitar pukul 11.20 Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan dari anggota Pol Air Pos Jungut Batu Nusa Penida, bernama Nengah Sukarna, bahwa telah terjadi kondisi membahayakan satu orang WNA asal India terseret ombak.


Menurut Sukarna informasi yang diperoleh dari Ketut Sudiarsa (31) warga Jungut Batu yang melihat kejadian tersebut. Awalnya Kausal dan Agrawal pergi ke Dream Beach menggunakan sepeda motor, sesampainya di lokasi keduanya langsung selfie di atas tebing dan tiba-tiba ombak besar menghempas mereka.

“Agrawal Kshitiz berhasil selamat hanya mengalami luka ringan sedangkan Kausal Aditia terseret ke laut,” terang Sudiarsa kepada petugas.

Saat terseret arus pantai, korban Kausal sempat muncul ke permukaan air kemudian tenggelam dan menghilang. Dilaporkan, warga sekitar kawasan kawasan Dream Beach juga sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum ditemukan.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kepala Kantor Pencarian dan pertolongan Denpasar Hari Adi Purnomo SH, melalui Kasi Operasi dan Siaga Ida Bagus Surya Wiryawan SH memerintahkan 1 tim rescue pos unit siaga Nusa Penida dan 1 tim rescue dari Kantor SAR Denpasar menggunakan RIB (rigid inflated boat) untuk melakukan pencarian.


Tim bergerak dari pelabuhan Benoa langsung menuju perairan Nusa Lembongan dan menyisir di sekitar lokasi kejadian hingga radius sementara sekitar 1-2 nautical mile.

Kasi Operasi dan Siaga yang langsung memimpin operasi SAR tersebut mengatakan sampai dengan pukul 18.00 Wita hasil pencarian masih nihil dan pencarian dihentikan sementara karena hari sudah gelap.

“Korban belum bisa ketemukan. Situasi di lapangan cuaca cukup mendukung hanya saja RIB tidak bisa terlalu merapat ke bibir tebing karena banyak karang tajam,” jelasnya. (eko/tio)

Exit mobile version