Selisih Detik, Desak Rita Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia

selisih-detik-desak-rita-raih-perunggu-di-kejuaraan-dunia
Ket Foto : Desak Rita raih perunggu (paling kanan) dan dua atlet Polandia peraih perak dan emas. Foto : bfn /ist

DENPASAR, Balifactualnews.com – Berbeda detik saja membuat pemanjat tebing putri Bali yang membela timnas panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih medali perak pada kejuaraan level dunia. Desak Rita meraih perunggu di IFSC World Cup di Seoul 2023 di kategori speed perorangan putri.

Atlet panjat tebing asal Buleleng itu meraih medali perunggu dengan catatan waktu 6,60 detik. Desak Rita hanya tertinggal hanya hitungan detik dengan peraih perak Natalia Kalucka dari Polandia dengan catatan waktu 6,66 detik. Sedangkan peraih emas juga dari Polandia yakni Aleksandra Miroslaw dengan catatan waktu 6,35 detik.

Menurut Wakil Ketua II Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Suhardi Eka Prasetya prestasi Desak Rita iu sangat membanggakan, Desak Rita merupakan atlet pelatnas yang disiapkan menuju Olimpiade Paris 2024. Sementara kejuaraan dunia di Korea Selatan ini adalah seri pertama di tahun 2023.

“Jalan menuju Olimpiade Paris itu, atlet seluruh dunia mengikuti minimal enam series selama tahun 2023 ini. Dan untuk Desak Rita kami semua baik di FPTI Bali maupun Pelatnas, semoga penampilan dan prestasinya konsisten berada di tiga besar,” tutur Suhardi di Denpasar, Senin (1/5/2023).

Persaingan khususnya di kategori speed perorangan putri lanjutnya, memang sangat sangat ketat. Atlet negara yang menjadi rival Desak Rita nanti datang dari Polandia, Tiongkok, maupun Jepang. “Pada kejuaraan di Korea Selatan ini contohnya. Di peringkat lima besar, ada tiga dari Polandia, sementara satunya lagi dari Tiongkok,” bebernya.

Sedangkan untuk series dunia berikutnya, dari info yang didapat FPTI Bali, digelar di Jakarta pada pertengahan Mei 2023 mendatang. Diharapkan Desak Rita mampu berbicara banyak, terlebih akan tampil di negara sendiri.

“Pada series kedua ini kan rencana awal akan digelar di Yogyakarta atau Bali. Namun ada revisi kembali dan akhirnya digelar di Jakarta. Kami optimis Desak Rita kembali membawa nama harum Indonesia,” pungkasnya. (ena/bfn)