Daerah  

Sempat Hilang, Desa Pedawa Buleleng Kembali Laksanakan Tradisi Ngetus

________________________________________________________________________________

BULELENG — Setelah enam bulan lalu mengembalikan tradisi Ngaga (Menanam Padi Gaga) di Desa Pedawa Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng kini warga Desa Pedawa menggelar tradisi ngetus, menandai panen padi gaga di Desa Pedawa, Senin (13/5/19).

Tradisi ini kembali dikembangkan setelah lama hilang. Hilangnya tradisi ngetus disebabkan karena tidak ada lagi. Terakhir ritual ini dilaksanakan sekitar tahun tahun 70-an.

Menurut tetua desa setempat, padi gaga menjadi bagian penting bagi masyarakat Pedawa terkait ritual keagamaan. Kaitan dengan ritual ngetus, sejak pagi ibu-ibu terlihat sibuk mempersiapkan sesajen yang akan dibawa ke ladang padi gaga. masyarakat yang menanam padi gaga.


Tokoh Desa Pedawa Gede Karsa, menjelaskan, sebelum panen dimulai warga melakukan persembahyangan terlebih dahulu, di sekitar ladang padi gaga. Selanjutnya proses memanen dilakukan ibu-ibu dengan menggunakan ani-ani (pisau kecil yang digunakan untuk memotong batang padi).

“Tradisi Ngetus yang pertama dilakukan setelah tahun 70-an ini digelar di lahan padi gaga dengan luasan 8 are. Lahan ini merupakan lahan percobaan yang digunakan pengembangan kembali padi gaga”.

Tidak hanya padi gaga yang di coba ditanam, ada beberapa jenis tanaman yang menjadi bagian penting dari ritual keagamaan yakni bija ratus, meliputi padi gaga, godem, jagung, kedu dan jali. (sri/tio)

Exit mobile version