Serap Aspirasi, Dewan Karangasem Reses Temui Masyarakat

serap-aspirasi-dewan-karangasem-reses-temui-masyarakat
Pimpinan dan anggota DPRD Karangasem serentak turun menyerap aspirasi ke masyarakat. Kegiatan itu dilakukan serangkaian dengan reses pada masa masa sidang I, sejak Minggu (5/11) dan Berakhir Selasa (7/11).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pimpinan dan anggota DPRD Karangasem serentak turun menyerap aspirasi ke masyarakat. Kegiatan itu dilakukan serangkaian dengan reses pada masa masa sidang I, sejak Minggu (5/11) dan Berakhir Selasa (7/11).

Reses Dewan, merupakan sebuah kebijakan yang sudah diatur dalam undang-undang dengan tujuan bertemu masyarakat, mendengar, dan mendorong serta mengawal aspirasi itu agar bisa direalisasikan oleh pemerintah daerah.

“Setiap empat bulan sekali dalam setahun, kami di lembaga Dewan ada tiga kali reses, ini juga diatur undang-undang, bahwa pimpinan dan anggota DPRD harus melakukan kerja di luar gedung bertemu konstituen,” kata Suastika saat ditemui dalam melaksanakan reses di Banjar Lebu, Desa Lokasari Kecamatan Sidemen, Senin (7/11).

Dalam dua hari reses yang telah dijalani, dirinya sudah bertemu warga di Kecamatan Selat dan Kecamatan Sidemen. Ada beberapa usulan utama yang disampaikan warga. Ketiga usulan itu, yakni, infrastruktur, bedah rumah, dan kesejahteraan masyarakat.

“Selain itu banyak masyarakat yang mengusulkan agar pemerintah daerah Karangasem membuat program upacara yang sifatnya masal yang bisa membantu masyarakat miskin, seperti Ngaben Masal, metatah masal dan sebagainya,” imbuh Suastika.

Soal infrastruktur, kata Suastika, banyak warga yang menginginkan penyelesaian pembangunan jalan dan bangunan Pura yang belum tuntas. Selain itu juga masih banyak wilayah yang gelap dan butuh penerangan lewat PJU (Penerangan Jalan Umum), serta program bedah rumah yang tepat sasaran.

Terhadap aspirasi masyarakat tersebut, Suastika memastikan akan menindaklanjutinya untuk dimasukan ke dalam pokok pikiran (pokir) anggota Dewan dalam rapat paripurna nanti.
“Kami sangat mendorong aspirasi masyarakat ini bisa diwujudkan. Hanya saja kami di lembaga Dewan hanya bisa menampung dan mengusulkan aspirasi masyarakat ini kepada pemerintah melalui pokir Dewan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Suastika juga memberikan apresiasi tinggi kepada warga Banjar Lebu yang sangat antusias dalam mengikuti reses tersebut.

“Antusias masyarakat mengikuti reses sangat tinggi. Ini terlihat dari peserta yang hadir melebihi jumlah undangan yang diberikan kepada warga, yakni maksimal 130 orang dalam satu tempat. Tapi yang hadir malah melebihi dari jumlah itu,” pungkasnya. (tio/bfn)

Exit mobile version