Utama  

Tambah 5 Orang Lagi, Kasus Positif  Covid-19 Transmisi Lokal di Karangasem


KARANGASEM Balifactualnews.com—Kasus positif Covid-19 transmisi lokal di Karangasem bertambah  5 orang lagi.  Satu kasus baru berada di wilayah Desa Bungaya Kangin, dan empat orang lainnya berada di Kelurahan Padangkerta. Total warga Karangasem yang dinyatakan positif terpapar SARS CoV2  saat ini berjumlah 9 orang.

Satu orang warga Bungaya Kangin yang  terpapar  tersebut, merupakan keluarga PMI  yang saat ini sudah dinyatakan sembuh dan masih menjalani program karantina di hotel. Sedangkan  empat warga  Kelurahan Padangkerta  yang dinyatakan positif, Dua diantaranya suami dan cucu pasien yang masih menjalani  perawatan di Denpasar, dan dua lagi merupakan tetangga  dari pasien tersebut.

Kepastian lima warga Karangasem itu  positif  Covid-19,  dibenarkan Ketua Harian Gugus Terpadu Percepatan Penanganan -19,  I Gede Darmawa, Selasa (28/4/20).   Pejabat Sekda Karangasem ini mengatakan, tes SWAB yang dilakukan Koordinator Kesehatan Gugus Tugas, Senin (27/4/20),  lima warga tersebut dinyatakan positif.

“Rapid test hari ke-10 yang kita lakukan, empat warga dari Kelurahan Padangkerta terdeteksi  Virus Corona.  Memastikan   keakuratan rapid test  itu, kita dilanjutkan dengan SWAB dan semuanya  dinyatakan positif. Begitu juga satu orang warga di Bungaya Kangin,” ucap Darmawa Didampingi Koordinator Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Karangasem,  dokter I Gusti Bagus Putra Pertama,  Darmawa menjelaskan, saat ini   lima warga yang dinyatakan positif itu sudah di rujuk ke Denpasar.

Dengan bertambahnya kasus transmisi lokal, Darmawa mengajak gugus tugas  mulai tingkat kecamatan, desa dinas dan desa adat,  untuk  bersama-sama mengawasi betul masyarakatnya  yang ada di masing-masing  wilayah , khususnya warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.  “Mengingat kasus positif terus menunjukkan grafik naik, bukan hanya pengawasan  dari Satgas saja yang disiplin, masyarakat juga harus disiplin mengikuti himbauan dan instruksi pemerintah,” harapnya.

Sedangkan  untuk ODP (orang dalam pemantauan),  PDP (pasien dalam pengawasan) dan OTG (orang tanpa gejala) , masing masing berjumlah 71 orang, 14 orang dan 110 orang. (tio/som/bfn)

Exit mobile version