KARANGASEM, Balifatualnews.com–Konstelasi politik di tubuh partai Golkar Karangasem sedikit mulai menghangat, jelang rapat pleno yang dilaksanakan, Minggu (4/8/2024) mendatang.
Rapat pleno yang akan digelar, mengagenda penggodokan kandidasi calon pimpinan Dewan Karangasem untuk diusulkan ke DPP. Dari lima nama yang muncul, kabarnya sekarang sudah mulai mengerucut pada tiga nama dan ketiganya dinilai memiliki peluang sama untuk bisa mendapatkan surat sakti dari Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto.
Berbekal nama yang sangat mentereng dan mililik basis massa militan di masing-masing daerah pemilihan, ketiga kandidat itu memiliki kans yang sama-sama kuat untuk mendapatkan penugasan sebagai pimpinan Dewan dari induk partainya.
Tiga kader Golkar Karangasem yang namanya disebut-sebut bakal bisa menggantikan posisi I Nengah Sumardi sebagai pimpinan Dewan, yakni, I Gusti Agung Dwi Putra (Wakil Ketua Bidang Humas), I Nyoman Mardana Wimbawa (Ketua Bapilu) dan I Komang Mustika Jaya (Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif). Ketiganya kini tengah bersaing untuk mendapatkan restu DPP. Lantas siapa yang beruntung?
Sumardi yang menjabat sebagai Sekretaris DPD II Golkar Karangasem, dikabarkan tidak lagi ngotot untuk mempertahankan kursi pimpinan Dewan, karena dia diproyeksikan maju Pilkada Karangasem yang saat ini sedang berproses di DPP. Terhadap kabar itu, politisi asal Banjar Kreteg, Desa Sibetan, Bebandem, belum bisa dikonfirmasi.
Sementara itu, I Gusti Agung Dwi Putra , I Nyoman Mardana Wimbawa dan Komang Mustika Jaya, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu, tidak mau berkomentar banyak berkaitan peluangnya itu. Ketiganya kompak menyatakan masih menunggu keputusan pleno DPD Golkar Karangasem dua hari lagi.
“Pleno saja belum. Intinya saya masih menunggu usulan yang muncul dan sangat menghormati apa yang menjadi keputusan dalam rapat pleno nanti,” kata Mardana Wimbawa, politisi asal Desa Culik, Kecamatan Abang itu, Jumat (2/8/2024).
Sebelumnya Ketua DPD II Golkar Karangasem, mengatakan, lima nama yang muncul sebagai kandidat calon pimpinan Dewan Karangasem semuanya merupakan pengurus pleno dan saat ini masih aktif menjadi anggota Dewan. Dari lima nama yang muncul itu, akan diciutkan menjadi tiga nama untuk diusulkan ke DPP. (tio/bfn)
