Tiket Masuk ke Taman Tirta Gangga dan Taman Soekasada Ujung Naik

tiket-masuk-ke-taman-tirta-gangga-dan-taman-soekasada-ujung-naik
Foto: Objek Wisata Tirta Gangga
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com– Pemerintah Kabupaten Karangasem telah menetapkan Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang pajak daerah dan retribusi daerah (PDRD), membuat beberapa objek wisata yang bergerak di bidang wisata air, alam dan budaya akan dikenakan pajak mulai awal tahun 2024.

Pasca penerapan Perda tersebut, beberapa objek wisata yang ada di Kabupaten Karangasem terpaksa menaikan harga tiket masuk. Objek wisata yang saat ini telah menaikan harga tiket masuk karena terkena pungutan pajak dari pemerintah adalah Taman Tirta Gangga dan Taman Soekasada Ujung. Keduanya merupakan objek wisata peninggalan kerajaan Karangasem.

Kepala Pengelola Taman Tirta Gangga Anak Agung Made Kosalya mengatakan bahwa harga tiket masuk ke Taman Tirta Gangga telah dinaikan sejak awal tahun 2024. Meskipun harga tiket dinaikkan para wisatawan yang datang baik domestik maupun mancanegara tidak ada yang mengeluh.

“Ada beberapa guide dan driver yang bertanya mulai kapan dan kenapa harga tiketnya naik. Tapi setelah kami berikan penjelasan bahwa dari pemerintah mengenakan pajak sebesar 10 persen kepada seluruh objek wisata mereka akhirnya mengerti dan paham,” kata Kosalya, Minggu(7/1).

Kosalya mengaku, meskipun harga tiket masuk mengalami kenaikan namun di awal tahun ini kunjungan wisatawan masih tetap ramai seperti biasa tidak ada penurunan. Selama empat hari ini kunjungan wisatawan ke Taman Tirta Gangga rata-rata 1.700 per hari.

“Kunjungan wisatawan sejauh ini masih tetap ramai. Mudah-mudahan harga tiket yang kami naikkan tidak berdampak negatif bagi wisatawan yang berkunjung ke sini,” kata Kosalya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Karangasem I Wayan Ardika mengatakan bahwa terkait dengan penerapan pungutan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) pada objek wisata yang dilaksanakan sejak awal Januari lalu, bertujuan untuk meningkatkan pajak asli daerah (PAD).

“Jadi seluruh objek wisata yang bergerak di bidang wisata air, alam dan budaya seperti snorkeling, rafting begitu juga dengan objek wisata seperti Taman Tirta Gangga hingga Pura Lempuyang kami kenakan pajak 10% per wisatawan,”jelas Ardika

Ardika berharap dengan adanya pungutan pajak ke masing-masing objek wisata tersebut dapat meningkatkan PAD. Pasalnya selama ini tidak ada pajak yang masuk ke pemerintah karena sebelumnya hanya dikenakan retribusi saja.

“Dengan diterapkannya pajak tentu akan ada banyak manfaat yang bisa kami dapatkan sehingga bisa meningkatkan PAD. Jika PAD naik tentu infrastruktur dan pelayanan akan semakin baik dan meningkat,” kata Ardika.
Sekadar diketahui, harga tiket masuk ke Taman Tirta Gangga terbaru, wisatawan domestik dewasa dikenakan Rp 35 ribu per orang, anak usia 5-12 tahun dikenakan Rp 25 ribu per orang. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara dewasa dikenakan Rp 70 ribu per orang, anak usia 5-12 tahun dikenakan Rp 35 ribu per orang.

Sementara harga tiket masuk ke Taman Soekasada Ujung terbaru, wisatawan domestik dewasa dikenakan Rp 35 ribu per orang, anak usia 5-12 tahun Rp 25 ribu per orang. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara dewasa dikenakan Rp 100 ribu per orang, anak usia 5-12 tahun dikenakan Rp 75 ribu per orang. (tio/bfn)